SuaraJogja.id - Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kota Yogyakarta. Kali ini seorang pria berinisial AW (37) warga Umbulharjo, Kota Jogja tega melakukan perbuatan cabul ke anak tirinya sendiri.
Kabag Binopsnal Polresta Yogyakarta Ipda Febrianta mengungkapkan bahwa korban merupakan anak kandung dari pelapor AM (37) dan anak tiri dari tersangka AW. Perbuatan bejat AW itu diketahui dilakukan pada 28 Juni 2022 lalu.
"Saat itu korban sedang bermain handphone di dalam kamar. Secara tiba-tiba, tersangka AW masuk ke dalam kamar mendekati korban," kata Febrianta kepada awak media, Jumat (16/9/2022).
Kemudian, tersangka seketika melakukan aksi cabulnya kepada anak tirinya itu. Salah satunya dengan meraba sejumlah bagian tubuh termasuk alat kelamin korban berusia 12 tahun itu.
Setelah itu, kata Febrianta tersangka mengancam korban untuk tidak melaporkan atau bercerita kepada siapa-siapa terkait perbuatannya tersebut. Bejatnya, tersangka mengulangi lagi perbuatan cabulnya itu dengan mencium bibir korban pada 15 Juli 2022.
"Karena kejadian tersebut korban merasa trauma dan takut sehingga melaporkan kepada orang tuanya yang kemudian ditindaklanjuti dengan melaporkan ke SPKT Polresta Yogyakarta," terangnya.
Mendapat laporan tersebut, polisi langsung menindaklanjuti dan dapat menangkap dari pelaku AW pada Selasa 30 Agustus 2022. Pada saat itu juga pelaku langsung dilakukan penahanan di rutan Polresta Yogyakarta.
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Jogja Ipda Apri Sawitri menambahkan tindakan bejat itu dilakukan pelaku setelah yang bersangkutan mengaku suka dengan anak tirinya tersebut. Perbuatan cabul itu dilakukan saat anaknya di rumah sendiri.
"(Motifnya) karena suka dengan anak tirinya. (Pelaku) sudah menikah 4 tahun dari 2018. Perbuatan cabul itu dilakukan pada saat istrinya pergi sehingga sepi tidak ada orang di rumah. Sudah dilakukan 4 kali," ucap Apri.
Baca Juga: Ada Demo Lagi di Kawasan Malioboro, Polresta Yogyakarta Siagakan 250 Personel
Pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah bukti terkait dengan kejadian tersebut. Termasuk dengan bukti hasil pemeriksaan psikologis korban.
Polisi menuturkan belum ada tindakan persetubuhan dalam peristiwa itu. Korban pun akhirnya berani untuk bercerita ke ibu setelah terlebih dulu memberitahu teman-temannya dan diberikan dorongan lebih untuk melapor.
Selain menangkap pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti perbuatan tersebut. Di antaranya dari korban berupa satu potong kaus lengan pendek, celana pendek, celana dalam dan miniset.
Atas perbuatannya tersangka diancam dengan Pasal 82 ayat 2 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara serta denda Rp5 miliar.
Berita Terkait
-
Calon Pendeta di Alor Cabuli 14 Anak, Merekam dan Memotret Para Korban Sebelum dan Sesudah Melakukan Aksi Bejatnya
-
Miris! Bocah Usia 12 Tahun Mengidap HIV Karena di Cabuli Sejak Kecil
-
Bejat, Bocah 10 Tahun di Tangerang Selatan di Cabuli Pria Misterius
-
Bejat, Pria Misterius Cabuli Bocah 10 Tahun di Tangsel
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor