Ditanyai soal barang bukti yang dimusnahkan pagi itu, Irwan menyatakan sabu tersebut masuk dalam jenis sabu dengan kualitas baik.
"Dari pemeriksaan laboratorium, ini sabu kualitas bagus. Bahkan di kemasan, tadi juga ada tulisan 'very good'," kata dia.
Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Sleman Noviana Permanasari menyatakan, kejaksaan punya komitmen untuk memberantas narkoba. Sehingga dapat menyelamatkan generasi bangsa, generasi muda dari para pengedar narkoba.
Sejauh ini kejaksaan masih konsisten menangani perkara ini [ungkap sabu peredaran Malaysia].
"Apalagi jumlahnya fantastis. Seperti disampaikan Wakapolres tadi, yang dimusnahkan ini adalah barang bukti dalam jumlah terbesar yang pernah diungkap, 9 Kg. Sejak 2003-2022 baru ini yang jumlahnya besar," tandasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Pemotor di Umbulharjo Kota Jogja
-
Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berkat Desa BRILian
-
Prioritaskan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sleman Tak Berlakukan WFH Satu Hari Sepekan bagi ASN
-
Terkoneksi di Sleman, Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Resmi Tersambung Secara Fisik
-
Paradoks Pariwisata pada Libur Lebaran, Okupansi Anjlok Saat 1,9 Juta Wisatawan Berlibur di Jogja