SuaraJogja.id - Serial dokumenter original asal Inggris berjudul "Save Our Squad with David Beckham" akan tayang mulai 9 November 2022 di platform streaming Disney+ Hotstar.
Dilansir keterangan resmi pada Sabtu, "Save Our Squad with Beckham" merupakan serial dokumenter hasil kerja sama dari rumah produksi peraih penghargaan BAFTA dan RTS, Twenty Twenty, dan rumah produksi konten global, di mana salah satu pendirinya adalah Beckham, yaitu Studio 99.
Serial yang menyentuh hati ini akan menampilkan David Beckham yang kembali ke London Timur untuk melatih Westward Boys, tim lokal yang berada di dasar klasemen dan sedang menghadapi ancaman degradasi.
Namun, ini bukanlah sembarang liga. David Beckham bermain di liga ini saat ia masih kecil. Bersama dengan para kepala pelatih, Beckham akan berusaha untuk mengubah nasib tim ini.
Dalam cuplikan (trailer) eksklusif, David Beckham kembali ke London Timur dengan ambisinya untuk membantu Westward agar menjadi juara. Cuplikannya memperlihatkan Beckham membimbing regu ini sambil memberi petunjuk dan semangat ketika melakukan tendangan bebas, sehingga tim ini dapat "melakukan tendangan bebas seperti Beckham".
Sementara itu, "Save Our Squad with Beckham" diciptakan berdasarkan komitmen perusahaan ini untuk mencari, mengembangkan, dan memproduksi konten original.
Untuk wilayah EMEA (Eropa, TImur Tengah dan Afrika) sendiri, tim Disney’s International Content and Operations berencana untuk membuat 60 konten produksi lokal di tahun 2024, dilihat dari keberlanjutan kerja samanya dengan kreator terkemuka dan para kreator unggul. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik