SuaraJogja.id - Viral video warganet yang mulanya memesan makanan nasi Padang, tapi yang datang nasi campur babi khas Bali. Namun, tunggu dulu karena kesalahan bukan karena warungnya, tapi kekurangan telitian perempuan itu saat membaca karena posisinya sedang berada di Bali.
Video pendek tersebut diunggah @ngurahsaka, Jumat malam (23/9/2022) dengan caption,"Pindah ke bali boleh saja,Goblok jangan, plus jangan rusak Usaha orang Lokal!" tulisnya. Video tersebut sudah ditonton 17 ribu tampilan.
"Masak iya ada lemak tebal gini, Babi nih," ujar perempuan dalam tersebut.
Ia pun menceritakan awal mula saat memesan, lalu di antara pilihan rumah makan Padang, dipilihlah menu yang tidak spesifik menunjuk nasi Padang.
Harapan untuk memberikan edukasi cara memesan makanan di Bali da mendapat simpati, perempuan ini malah mendapat cercaan dari warganet.
"Bukannya ada tulisannya ya nasi campur babi, gak dibaca apa ya?," tulis warganet bernama Alie Marie.
Sedangkan warganet bernama Octa memberikan saran agar berhati-hati saat memesan makanan di daerah yang mayoritas bukan muslim.
"Rules pertama kalau ke daerah yang mayoritasnya bukan muslim, selalu inget kalau nasi campur adalah nasi tidak halal.Walau ada jg sih nasi campur yg halal, tapi mending berhati-hati. Mending beli yg udah jelas ada tulisan ayam/sapi aja daripada coba-coba gataunya salah," tulisnya.
"Orang zaman skrg kalo goblog suka sombong ya dipamerin di sosmed," tulis warganet bernama Anggi.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Inilah 5 Makanan yang Sesuai dengan Mood Kamu
Warganet bernama Sino pun mencibir sosok perempuan yang dianggap tak peduli empati tersebut. "Kurangnya budaya membaca dan tak paham algoritma.Dan berakhir dengan sekedar video yang niatnya edukasi tapi tak peduli empati," tulisnya.
"Kan itu udah jelas-jelas yang dibeli namanya nasi campur, kalo ga ngerti apa itu nasi campur kenapa sebelum beli gananya mbah gugle dulu aja deh, bego banget," tulis warganet bernama Bella.
Warganet bernama Dr Iogh menyebut perempuan tersebut tidak pintar. "Dia aja yang kurang pintar jelas-jelas tulisannya nasi campur," tulisnya.
"Untung blm gua makan, aslinya km makan juga gpp kalo emg gatau. Yang ga boleh itu kalo udh tau babi tapi tetep dilanjutin makan. Kalo masalahnya ada di ketidaktelitian sebelum beli, beda lagi urusannya," tulis warganet lain.
Kontributor Suarajogja.id: Ismoyo Sedjati
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja