SuaraJogja.id - Jelang Piala Dunia Qatar 2022, Tim Nasional Inggris memiliki tiga masalah dalam skuatnya yang harus segera dibenahi sebelum pertandingan bergulir. Pelatih Inggris, Gareth Southgate, harus segera membenahi sektor pertahanan, lini tengah, dan serangan.
Inggris telah berubah dari salah satu tim paling produktif di Eropa menjadi gagal mencetak gol dari permainan terbuka dalam lima pertandingan berturut-turut. Satu gol sepertinya selalu cukup untuk mengalahkan tim Inggris yang kekurangan ide dan intensitas.
“Kami harus menentukan di sepertiga akhir lapangan dan kami tidak mengaturnya saat ini. Itu sedikit menggaruk kepala mengingat kualitas para pemain dan posisi yang mereka hadapi,” ungkap pelatih Inggris seperti dikutip dari The Sun.
Kapten Harry Kane tampaknya akan mengalahkan rekor 53 gol sepanjang masa milik Wayne Rooney tepat saat berlangsungnya Piala Dunia.
Namun apakah Inggris akan memainkan cukup banyak pertandingan di Qatar bagi Harry Kane untuk mencetak empat gol yang dibutuhkan sang pemain agar bisa melampaui rekor miliki Wayne Rooney.
“Ketika Anda mencapai turnamen besar, ini tentang menjadi klinis, mengambil satu kesempatan ketika Anda mendapatkannya. Empat atau lima pertandingan terakhir ini kami belum melakukannya. Kami tidak cukup, terutama dari depan menyerang, melakukan bisnis saat ini," ungkap Harry Kane.
“Tentu saja mengecewakan, tapi saya orang yang percaya diri. Saya tahu striker dan pemain penyerang di sini adalah pemain yang percaya diri,” imbuhnya.
Masalahnya, banyak yang mengklaim jika Inggris tidak terlihat percaya diri dan mereka hanya memiliki satu pertandingan lagi untuk menyelesaikannya. Pertandingan Nations League melawan Jerman di Wembley.
Rasanya seperti banyak intensitas dan kepercayaan telah keluar dari Inggris Southgate, terutama di depan. Seperti biasa bos Tri Lions, ada perdebatan tentang bagaimana menyeimbangkan kekuatan bertahan dengan ancaman menyerang.
Baca Juga: Jerman Bidik Kemenangan di Wembley, Modal Bagus Jelang Piala Dunia 2022
Keberhasilan turnamen dibangun di atas pertahanan kuat yang telah runtuh saat pemain seperti Harry Maguire, Luke Shaw dan Ben Chilwell kehilangan tempat mereka di level klub, sementara yang lain berjuang untuk kebugaran.
Bukayo Saka mendapati dirinya bermain sebagai bek sayap kiri di Milan pada Jumat malam, tetapi Southgate tampaknya tidak memiliki banyak solusi lain selain tiga bek terpercaya yang kembali bagus, daripada menemukan cara untuk membuat empat bek berhasil.
“Saya pikir para bek yang bermain bagus bermain dalam tiga bek. Tentu saja jika Anda tidak memenangkan pertandingan, orang akan melihat segalanya dan kami selalu berpikiran terbuka," ungkap pelatih Inggris.
“Tapi saya pikir (tiga bek) memberi kami peluang terbaik, selama beberapa bulan ke depan, kedalaman di posisi di mana, jika kami cedera, kami tidak mengubah sistem lagi dan mulai dari awal,” tutupnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
Terkini
-
Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik, APBN Masih Kuat Menahan Tekanan
-
Tak Perlu Bingung Cari Parkir di Kota Jogja, Wisatawan Kini Bisa Cek Secara Real-Time Lewat HP
-
BRI Ramadan 1447 Hijriah Salurkan 279.541 Sembako, 5.500 Paket Sekolah, 8.500 Anak Yatim
-
7 Titik Macet Jalur Jakarta - Jogja via Selatan Saat Mudik Lebaran 2026
-
Perkuat Usulan Pahlawan Nasional, Buku Sultan HB II Pembela Tradisi dan Kekuasaan Jawa Diluncurkan