SuaraJogja.id - Pelaku pemerkosaan korban yang berkebutuhan khusus atau disabilitas ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Bantul. Satu keluarga di DI Yogyakarta melaporkan diri ke Bawaslu, sebab, nama mereka dicatut oleh Partai Politik (Parpol) untuk menjadi anggotanya.
Selain itu, satu rumah warga Kalurahan Parangtritis, Kretek Bantul dibobol oleh maling saat pergi ke sawah. Di sisi lain, gelaran budaya akan disiapkan Pemkot Jogja menjelang ulang tahun ke-266.
Tak hanya itu, praktik jual beli seragam yang tidak diperkenankan marak terjadi di lingkungan sekolah-sekolah yang ada di DIY. Berikut lima kabar Jogja hari ini yang telah dirangkum Suarajogja.id pada Selasa (27/9/2022).
1. Ditetapkan Jadi Tersangka, Pelaku Pemerkosaan Gadis Penyandang Disabilitas di Bantul Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Polres Bantul tetapkan tersangka kasus pemerkosaan terhadap seorang anak penyandang disabilitas berinisial KIW (11). Tersangka disangkakan Pasal 81 UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengungkapkan kronologi tindak pidana tersebut terjadi pada Jumat (23/9/2022) sekitar pukul 13.30 WIB di pekarangan samping rumah yang beralamat di Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul.
2. Parpol Catut 40 Nama Warga DIY, Ada yang Sampai Satu Keluarga
Pencatutan nama warga DIY untuk masuk keanggotaan partai politik (parpol) dalam Pemilu 2024 mendatang terus saja terjadi. Badan Pengawas Pemilu (bawaslu) DIY mencatat hingga saat ini sudah 40 nama warga DIY yang dicatut parpol.
Baca Juga: Ibu Muda Bunuh dan Buang Bayi ke Tong Sampah ditangkap Polres Serang
Bahkan dari 40 nama tersebut, ada satu keluarga keluarga yang semua identitasnya dicatut parpol. Mereka pun melaporkan kasus tersebut ke Bawaslu DIY.
3. Sambil Nyalakan Mesin Cuci, Maling Bobol Rumah Warga Parangtritis yang Ditinggal ke Sawah
Warga Pedukuhan Grogol X RT 01, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul dihebohkan dengan kejadian pencurian yang menimpa Wajiman pada Selasa (27/9/2022) sekitar pukul 05.00 WIB.
Salah seorang warga setempat, Bambang, mengatakan kejadian bermula saat korban pulang dari sawah hendak masuk ke rumah, namun pada saat itu kondisi pintu terkunci dari dalam. Anehnya, sebelum ke sawah ia merasa tidak mengunci pintu dan mengira pintu tersebut dikunci oleh anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Tambah Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Indeks Saham Berbasis ESG
-
BRI Berikan Privilege Nonton Eksklusif Buy 1 Get 2 Ticket di The Premiere Cinema XXI
-
BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private
-
161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya
-
Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar