"Karena itu saya merasa polisi sudah melakukan hal-hal yang diperlukan. Yang jadi masalah adalah kelakuan suporter Arema.Menurut polisi yang menyerbu lapangan 3000 orang, tapi itu sudah cukup untuk memporak-porandakan keadaan,"ujar Ade.
Menurut Ade, suporter Arema tak bisa menyaksikan timnya kalah, padahal pertandingan berlangsung dengan fair dan tidak ada keputusan-keputusan wasit yang meragukan. "Ketika semua prihatin, tapi apakah polisi layak dipersalahkan. Saya percaya polisi tidak melanggar prosedur," ujar Ade.
Ade Armando yang menyebut tak seharusnya polisi dituding sebagai pemicu tragedi itu mendapat protes dari sejumlah netizen. Selain itu, ada warganet yang mendukung dari pernyataannya itu.
Tonton videonya di sini.
Kontributor : Ismoyo Sedjati
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional