Seluruh suporter Jateng DIY, dari kelompok suporter PSIM, PSS Sleman, Persiba Bantul, serta Persis Solo gelar doa dan shalat goib bersama di Stadion Mandala Krida untuk tragedi Kanjuruhan, Selasa (4/10/2022) malam. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Sementara itu dari Paserbumi John Hendrik sangat berterima kasih atas terciptanya momen kebersamaan suporter ini. Walaupun memang masih dalam kondisi berduka namun semangat harus terus dikobarkan.
Perwakilan dari suporter Persiba Bantul itu berharap kesepakatan damai malam ini menjadi titik teralisasinya kedamaian-kedamaian lain di sepakbola Indonesia yang didambakan oleh semua pihak.
"Kami dari Paserbumi mendukung, sangat ingin tidak ada lagi kekerasan ataupun kematian di dalam sepakbola. Kita hanya ingin bersaudara di bawah bendera merah putih Indonesia," tutur John.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia