Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 10:32 WIB
Barang bukti uang yang disita dari korban, kala dihadirkan di Mapolresta Sleman, Jumat (7/10/2022). (kontributor /uli febriarni)

SuaraJogja.id - Dua guru di Sleman bersekongkol menyunat dana BOS perlahan hingga menggunakan kuitansi fiktif. Mereka mengaku, yang mereka tahu itu hak mereka. Di sisi lain, Dikes Sleman turut menerjunkan tim ke malang untuk memberi dukungan atas penanganan setelah tragedi Kanjuruhan.

Sementara itu, di Bantul hingga September sudah ada 802 kasus DBD, di mana 3 pasien di antaranya meninggal dunia. Di samping itu, pada puncak peryaan HUT Ke-266 Kota Jogja, Wayang Jogja Night Carnival tetap dipadati ribuan penonton meski sempat diguyur hujan. Simak di bawah ini lima berita Jogja paling banyak dibaca di SuaraJogja.id pada Jumat (7/10/2022) kemarin:

1. Persekongkolan Jahat Dua Guru di Sleman yang Tega Maling Dana BOS, Dana Disunat Perlahan hingga Pakai Kuitansi Fiktif

Barang bukti uang yang disita dari korban, kala dihadirkan di Mapolresta Sleman, Jumat (7/10/2022). (kontributor /uli febriarni)

Kepala Sekolah di SMK 'S' berinisial RD (43), warga Kapanewon Turi dan bendahara bantuan operasional sekolah (BOS) setempat, harus mendekam di rutan Mapolresta Sleman setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di sekolah tersebut.

Baca Juga: Terpopuler: Pemberi Perintah Tembakan Gas Air Mata di Kanjuruhan, Bekasi Dikepung Banjir

Turut digandeng oleh RD, tersangka lain yakni bendahara BOS SMK 'S' berinisial NT (61) warga Kapanewon Tempel, yang akan menghabiskan masa pensiunnya di rutan.

Baca selengkapnya

2. Pengakuan Oknum Guru di Sleman yang Maling Dana BOS, Tahunya Itu Hak Mereka

dua oknum guru di Sleman yang maling dana BOS saat dihadirkan di Mapolres Sleman, Jumat (7/10/2022). [Kontributor / Uli Febriarni]

Dua guru yang tega maling Dana BOS di SMK S terungkap membagikan uang yang disunat itu kepada total enam orang.

Kanit IV Tipikor Sat Reskrim Polresta Sleman Iptu Apfryyadi mengungkap, kumpulan uang yang dipotong dari dana BOS yang dibagikan tidak terlalu besar.

Baca Juga: Panpel Berkukuh Tiket yang Dijual saat Laga Arema FC vs Persebaya Tidak Melebihi Kuota

Baca selengkapnya

Load More