SuaraJogja.id - Baru-baru ini, Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag bikin heboh publik. Hal tersebut lantaran dirinya terlihat mengamuk saat menghadiri sidang gugatan Christoper Steffanus Budianto alias Steven di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022) kemarin.
Jessica dan suaminya tiba dari Bali dan sempat menunggu persidangan hingga 15 menit. Namun, hakim menyatakan bahwa sidang ditunda akibat Steffanus sebagai penggugat tidak hadir. Dalam kesempatan tersebut, Jessica dan Vincent sempat bertemu dan meluapkan amarahnya kepada kuasa hukum Steven.
"Ngumpet terus!" teriak Vincent Verhaag diikuti Jessica Iskandar dengan kekesalan dikutip dari akun TikTok @davidyandraan, Senin (10/10/2022).
Ucapan tersebut pun memicu amarah kuasa hukum Steven. Togar, salah satu kuasa hukum Steven pun membalasnya dengan mengajak agar sidang kembali digelar apabila Jessica dan suaminya merasa tidak puas.
"Hei, ini pengadilan, jangan teriak-teriak, kalau mau sidang, ayo sini kita sidang lagi!" balas Togar berteriak.
Jessica beserta dengan timnya pun perlahan keluar dari pintu pengadilan. Mereka meninggalkan PN Jakarta Selatan dalam keadaan kesal.
Sebelumnya, Steven melaporkan Jessica dan Vincent karena tidak terima dirinya disebut sebagai penipu. Awalnya, Jessica Iskandar mengaku telah menjadi korban penipuan komisaris Trip.id bernama Christoper Steffanus Budianto sejak 2011.
Adapun, penipuan tersebut mencakup 11 unit mobil dan sejumlah uang sebesar sekitar Rp425 juta. Jessica pun sempat melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Menanggapi hal itu, Steffanus lantas tak terima dan menggugat balik Jessica.
Rentetan kasus tersebut berawal saat Jessica Iskandar diajak bekerjasama dengan Christoper Steffanus Budianto untuk membuat bisnis persewaan mobil. Tak tanggung-tanggung mobil jenis Alphard hingga Marcedez Benz tersebut disewa orang penting seperti kedutaan Australia di Indonesia.
Baca Juga: Steven Sudah Dilaporkan 4 Orang, Jessica Iskandar Memohon Kapolri untuk Bantu Tangani Kasusnya
Hasil sewa tersebut nantinya dibagi dua oleh Steven dan juga Jessica. Namun Jeddar merasa curiga lantaran uang yang dijanjikan tak kunjung masuk ke dalam rekeningnya. Puncak kasus, Jeddar diberitahu bahwa mobil-mobil yang dia titipkan ke Steven dijual tanpa persetujuannya. Hingga akhirnya Steven dilaporkan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.
Tonton videonya di sini.
Kontributor Suarajogja.id: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul