SuaraJogja.id - Pentolan Aremania yang juga sesepuh, Anto Baret, dikabarkan telah menghubungi Andie Peci selaku koordinator suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania.
Menurut kabar yang beredar Anto Baret menghubungi Andie Peci untuk mengupayakan perdamaian antara Aremania dan Bonek Mania, mengingat rivalitas keduanya sangat besar.
"Saya sudah berbicara banyak sama Andie Peci sebagai koordinator suporter," ucap Anto Baret dilansir dari akun Instagram @bonek_militanjombangutara (10/10/2022).
Dalam akun tersebut dijelaskan jika situasi kedua belah pihak suporter sudah dalam kondisi tenang. Hanya saja menunggu waktu yang tepat untuk mencapai kesepakan damai antara Aremania dan Bonek Mania.
Kabar tersebut disambut positif oleh kalangan suporter sepak bola tanah air dan netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang memberikan dukungan penuh kepada suporter Arema FC dan Persebaya Surabaya untuk berdamai. Bahkan tak sedikit dari mereka yang mendorong untuk segera dilakukan aksi perdamaian antar keduanya.
"Ayolah tunjukan Indonesia jadi suporter paling meriah dan damai,yakin bisa," ungkap salah seorang netizen.
"Ayo secepatnya abah anto dan juga cak Andy peci digelar perdamaian arema bonek insyaallah semuanya sangat mendukung niat baik ini demi anak cucu kita semu dan demi keutuhan negara yang kita cintai ini...Indonesia makmur adem nyaman jaya selalu," ucap netizen yang lain.
Ada juga yang memberikan perhatian khusus kepada Anto Baret dan Andie Peci yang dinilai memiliki pola pikir yang baik terkait masa depan kedua suporter tersebut.
"Peci sama baret itu sama-sama penutup kepala dimana sama-sama dimuliakan di pake di paling atas bagian tubuh sehingga membuat pola pikir yg baik. Asal jangan dipake sama orang yg salah kaya si dadang bisa kebalik pola pikirnya," ujar netizen satunya.
Baca Juga: Aksi Sujud Anggota Polresta Malang Viral, Minta Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan
"Kalau Sam baret sama cak peci cemistrinya lbih kuat sama-sama pake tutup kepala soalnya," kata netizen lainnya.
Kabar perdamaian antar suporter telah banyak dibicarakan di media sosial usai Tragedi Kanjuruhan yang telah menelan ratusan korban jiwa. Yang paling menyita perhatian adalah berdamainya tiga suporter besar antara pendukung PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, dan Persis Solo.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi