SuaraJogja.id - Ada yang luar biasa dalam unggahan akun Twitter Polresta Malang, Senin (10/10/2022). Akun tersebut mengunggah foto dengan gambar puluhan polisi bersujud di halaman kantor Polresta Malang untuk meminta maaf atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 130 korban.
"Mohon ampun kami kepada-Mu ya Rabb atas peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober silam Tak lupa permohonan maaf juga kami haturkan kepada korban dan keluarganya beserta Aremania Aremanita.Kabulkan doa kami, ya Rabb. #PresisiMengabdiMelayani," tulis caption foto dikutip, Selasa (11/10/2022).
Tersirat dalam tulisan tersebut permohonan ampun kepada Tuhan atas peristiwa Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, 1 Oktober lalu. Sekaligus permintaan maaf untuk korban dan keluarga besar Aremania Malang.
Warganet pun mengapresiasi permintaan maaf pihak kepolisian dari Polresta Malang tersebut.
"Bapak Polisi, ini semua yang kami nantikan sejak awal. Permohonan maaf dengan tulus yang tanpa harus menunggu waktu lebih dari satu minggu lamanya hingga menjadi pemberitaan internasional. Abis ini janji ya ga ada culik-culik lagi dan membangun narasi menyesatkan?" tulis warganet lainnya.
Warganet bernama Muhamad Mutajir mengungkapkan tidak cukup dengan meminta maaf, tapi nantinya disertai dengan mundurnya para petinggi kepolisian.
"Memohon maaf tidaklah cukup, harus disertai dengan mundurnya para petinggi kalian sebagai wujud peduli dan tanggung jawab terhadap nyawa manusia. Terutama yang memerintahkan penembakan gas air mata, yang katanya diperintahkan oleh 2 perwira polisi, yg ada di stadion saat kejadian," tulisnya.
Lain lagi dengan warganet bernama Nussa yang mengungkapkan rasa hormatnya kepada kepolisian karena telah bersedia meminta maaf.
"Respect buat seluruh anggota @polrestamakota, meminta maaf bukan berarti merendahkan diri melainkan melepaskan ego diri dan berserah kepada Ilahi, semoga rekan anggota Polri & suporter yg wafat ditempatkan ditempat yg terbaik di sisi Allah SWT @ListyoSigitP @DivHumas_Polri,"tulisnya.
Baca Juga: Hasil Laporan TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesai Jumat dan Dilaporkan ke Presiden Jokowi
Kontributor : Ismoyo Sedjati
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial