"Kalau model bangunan ini, tidak boleh kamar ada di sebelah barat (berbatasan langsung dengan talut). Sebelah barat itu jadi risiko. Maka desain harus diubah, kamarnya yang di sebelah timur. Kalau [sekarang] ini kan kamarnya sebelah barat," ucapnya.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro menjelaskan, akibat hujan deras dan angin kencang pada Selasa (11/10/2022), bukan hanya terjadi di Pandowoharjo.
Tercatat, angin kencang yang bertiup berdampak merusak di 10 titik. Kerusakan yang terjadi antara lain lima rumah rusak ringan; satu unit rusak sedang; satu unit rusak berat; sembilan pohon tumbang; kandang ternak; jaringan listrik; kantor; sepeda motor.
Sementara itu longsor terjadi di tiga titik. Selain di Karangtanjung, Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, peristiwa serupa terjadi di Menyolan, Sendangmulyo, Kapanewon Minggir. Longsor tersebut merusak ruangan kamar di rumah korban.
Ada pula talut sepanjang 12 meter tinggi 3 meter, longsor dan menutup akses jalan kampung di Sanan, Sendangarum.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja