SuaraJogja.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kulon Progo sejak semalam mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo mencatat ada 20 titik genangan di Bumi Binangun hingga siang ini.
"Sampai hari ini masih ada di Kapanewon Panjatan dan Temon. Dua tempat itu saat ini masih diassessment oleh teman-teman TRC (tim reaksi cepat). Cuma kurang lebih ada sekitar 20an titik (genangan)," kata Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kulon Progo, Budi Prastowo, saat dihubungi awak media, Kamis (13/10/2022).
Budi menuturkan mayoritas adalah area persawahan yang terdampak genangan air tersebut. Sementara untuk di kawasan permukiman sendiri masih berada di halaman saja.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pagi tadi, kata Budi, genangan air paling tinggi mencapai 15-20 cm. Genangan itu terjadi di Jl. Ki Hadi Sugito, Tayuban, Kapanewon Panjatan.
"Jadi posisi itu yang terdampak itu area sawah. Kemudian untuk korban jiwa sampai saat ini masih nihil. Jadi untuk air itu paling parah baru masuk ke halaman rumah, untuk masuk rumah belum," ungkapnya.
Selain itu, Budi membenarkan adanya genangan air yang juga terjadi di SMK N 1 Temon. Selain itu genangan juga sempat terpantau di jalan desa wilayah Tapen, Hargomulyo, Kokap.
Hingga siang ini sejumlah titik tersebut masih tergenang air. Walaupun memang tidak separah atau setinggi ketika pagi tadi.
Selain laporan banjir atau genangan air di sejumlah titik, BPBD Kulon Progo juga mendapat laporan terkait dengan peristiwa tanah longsor di sejumlah titik. Kendati begitu tidak dilaporkan ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Ada (tanah longsor) di daerah Kokap. Menimpa rumah. Ada satu. Tidak ada korban jiwa sampai saat ini. Ini yang di daerah jalan lingkar Suroloyo juga dikerahkan alat berat untuk membuka akses jalan itu, jalan kabupaten, ada satu alat berat yang saat ini baru naik. Untuk yang jalan lingkar itu ada 5 titik (tanah longsor)," terangnya.
Baca Juga: Jalan ke Sendangsono Tertutup Longsor, Tagana Kulon Progo Ungkap Masih Ada tanah Bergerak
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir