SuaraJogja.id - Program Marriott International Run To Give kembali dengan sebuah pembaharuan nama menjadi Road to Give. Agenda tersebut menawarkan konsep inklusivitas pada kegiatan yang tahun ini kembali digelar setelah beberapa tahun silam dilakukan secara daring.
Serentak diselenggarakan oleh seluruh properti Marriott International di Asia Pasifik, acara ini merupakan kegiatan penggalangan dana tahunan yang diikuti oleh lebih dari 200 properti untuk tujuan amal pada 23 Oktober 2022 mendatang. Pada kesempatan ini, Road To Give 2022 - Yogyakarta diselenggarakan atas kerjasama Yogyakarta Marriott Hotel dan Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa.
Menargetkan 400 peserta yang terdiri dari karyawan Marriott International dan juga publik, kegiatan Road To Give 2022 – Yogyakarta berfokus pada kegiatan lomba lari berjarak 5 kilometer yang dapat diikuti oleh semua kalangan, baik itu pria dan wanita, dengan rentang usia yang beragam.
Pendaftaran telah dimulai sejak pertengahan September 2022 hingga 16 Oktober 2022 dengan biaya pendaftaran senilai Rp150 ribu untuk karyawan dan keluarga Marriott International serta Rp200 ribu untuk publik. Harga tersebut sudah termasuk; kaus Road to Give 2022, goodie bag, akses untuk mengikuti lari 5 kilometer, undian hadiah, donasi, medali, dan dokumentasi acara.
Yogyakarta Marriott Hotel dipilih sebagai lokasi pusat kegiatan nantinya. Garis awal dan akhir perlombaan terletak di area hotel yang usianya menginjak lima tahun pada Oktober ini.
Pada program Road To Give 2022 – Yogyakarta kali ini, pihak penyelenggara menggandeng Sekolah Luar Biasa (SLB) Bhakti Pertiwi dan Wiyata Dharma IV Godean sebagai mitra.
"Nantinya, hasil penggalangan dana dari kegiatan ini akan disumbangkan kepada kedua sekolah tersebut dalam bentuk dana dan ataupun fasilitas penunjang kebutuhan akademik," ungkap Nanda Wongso, Marketing Communications Manager Yogyakarta Marriott Hotel, Senin (17/10/2022).
Dalam perlombaan ini, ada total enam pemenang yang dibagi menjadi dua kategori, yakni Kategori Pria dan Kategori Wanita. Terdapat penghargaan berupa uang senilai mulai dari Rp750 ribu.
Kategori Pria
Baca Juga: 5 Potret Cantik Nia Ramadhani Lomba Lari 10 Kilometer, Masih Cantik Meski Pakai Baju Sponsor!
- Juara 1 - Rp2.000.000
- Juara 2 - Rp1.250.000
- Juara 3 - Rp750.000
Kategori Wanita
- Juara 1 - Rp2.000.000
- Juara 2 - Rp1.250.000
- Juara 3 - Rp750.000
I Gede Sujana selaku Chairman Road to Give 2022 - Yogyakarta menuturkan bahwa kegiatan olahraga untuk berdonasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat dengan berlari.
"Harapannya, dapat mengurangi resiko penyakit berbahaya, serta mengajak masyarakat Yogyakarta untuk berdonasi kepada saudara-saudara kita dari Sekolah Luar Biasa Bhakti Pertiwi dan Sekolah Luar Biasa Wiyata Darma IV Godean," ungkapnya.
Untuk mengikuti acara ini, dapat mendaftarkan diri secara daring melalui ttp://bit.ly/rtgyogyakarta2022 dan juga WhatsApp dengan menghubungi Tim Pendaftaran pada nomor 08562770019 (Elvi) atau 085361637927 (Rosalinda).
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma