SuaraJogja.id - Polres Jetis saat ini tengah melakukan penyidikan secara intensif terkait kasus miras oplosan yang menewaskan 3 orang warga Bantul.
Kapolsek Jetis, AKP Hatta Azharuddin Amrullah mengatakan, sebelumnya salah seorang terduga penjual miras oplosan inisial B telah diperiksa oleh pihak kepolisian. Namun alat bukti yang telah diamankan oleh Polsek Jetis belum cukup kuat untuk mengamankan terduga penjual miras oplosan.
"Kemarin kita periksa namun alat bukti yang kami miliki belum cukup. Kisaran masyarakat dia yang jual, tapi dari hasil pemeriksaan belum terbukti," terangnya, Senin (17/10/2022) sore.
Hatta menyampaikan bahwa pihaknya juga telah meminta keterangan dari salah seorang saksi inisial AA (20) yang juga menjadi korban miras oplosan. Namun pihak kepolisian juga belum mendapatkan informasi yang jelas.
"Biar kami berproses dulu untuk mencari tersangka karena beberapa saksi yang kami mintai keterangan masih simpang siur. Dan korban yang membeli itu meninggal, jadi kami tidak dapat keterangan," katanya.
Seperti diketahui lima orang termasuk saksi menjadi korban setelah melakukan pesta miras oplosan pada Kamis (13/10/2022) malam lalu. Akibatnya 3 orang diantaranya meninggal dunia sementara satu orang lainnya masih menjalani perawatan di RS Panembahan Senopati.
Adapun korban meninggal ialah M (23) dan DK (24) warga Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis, dan IR (49) warga Payaman Kapanewon Imogiri. Sementara korban yang masih dalam perawatan ialah K (42) warga Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis.
Dari peristiwa tersebut Polsek Jetis mengamankan barang bukti berupa 2 buah botol ukuran 400 ml yang diduga bekas miras oplosan dari kamar DK.
"Botol kami ambil dari kamar korban DK mudah-mudahan bisa jadi petunjuk," ujar Hatta.
Ia menambahkan tidak ada korban lain dari peristiwa ini, sementara status penjual miras inisial B, oleh Polsek Jetis masih didalami track recordnya.
"Kita tidak bisa mengamankan dia. Baru kita dalami track record B," tandasnya.
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY