SuaraJogja.id - Dua warga Bantul inisial ISK (35) dan ES (45) diamankan Polres Bantul pada Jumat (14/10/2022) karena kedapatan menyalahgunakan BBM bersubsidi jenis bio solar. Akibatnya kedua tersangka diancam kurungan 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp60 milyar.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengungkapkan mulanya salah satu anggota Satreskrim Polres Bantul mendapatkan informasi adanya dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Lantas pihak kepolisian melakukan pengecekan guna membenarkan informasi tersebut.
"Memang benar, pada saat kejadian tepatnya Jumat (14/10/2022) 00.10 WIB di salah satu SPBU di wilayah Pleret. Pada saat mengantre kami maping kemudian berulang lagi yang kedua, dan disitulah kecurigaan kami semakin menjelaskan bahwa pelaku yang melalukan penyalahgunaan subsidi BBM," bebernya, Selasa (18/10/2022).
Kemudian pihak polisi membuntuti kedua pelaku sampai ke rumah yang diduga menjadi gudang penyimpanan BBM. Di lokasi polisi menemukan 2 unit kendaraan yang telah dimodifikasi tangkinya dan digunakan sebagai armada pembelian BBM.
"Kendaraan sudah dimodifikasi, sebelumnya daya tampung 20-30 liter dimodifikasi menjadi 500 liter. Dalam setiap aksinya target mereka 1000 liter," terangnya.
Ihsan mengatakan modus yang dilakukan oleh kedua pelaku yaitu menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi. Dalam melancarkan aksinya mereka membeli BBM subsidi pada malam hari.
"Modusnya mereka menggunakan mobil yang sudah dimodifikasi, dilakukan malam hari dengan sistem berulang kali mengisi menggunakan mobil yang sama dan bekerjasama dengan penjaga SPBU yang bertugas malam itu," jelasnya.
Ihsan menambahkan pelaku memberikan tip kepada penjaga SPBU uang sebesar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu agar dilancarkan proses pembelian. Sementara ini penjaga SPBU masih didalami keterlibatannya oleh Polres Bantul.
"Dari pengakuannya (penjaga SPBU) dia tidak tahu kalau untuk hal-hal lain, dia tidak menikmati hasil. Ini masih kami dalami, kami sudah panggil bersama pemilik SPBU, sejauh mana keterlibatannya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan