SuaraJogja.id - Nama Ratu Tisha kembali disebut-sebut oleh kalangan penggemar sepak bola tanai air dan netizen Indonesia. Mereka merindukan sosok eks Sekretaris Jenderal PSSI era Edi Rahmayadi itu.
Di tengah carut marut sepak bola Indonesia usai Tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa, nama Ratu Tisha ramai diperbincangkan di media sosial.
Banyak yang berharap agar perempuan berusia 36 tahun itu kembali menjadi bagian dari PSSI dalam membangun sepak bola Indonesia lebih baik lagi ke depannya.
"Sebagai mantan Sekjen PSSI, tak heran jika nama Ratu Tisha diharapkan kembali ke PSSI pada situasi sekarang. Secara keahlian, Ratu Tisha tidak perlu diragukan lagi. Pernah juga menjadi Komite Kompetisi AFC," ungkap salah seorang netizen.
Kemampuan Ratu Tisha dalam mengelola sepak bola Indonesia tidak perlu diragukan. Banyak yang menilai jika dirinya merupakan sosok penting dalam keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Selain itu ada juga yang mengklaim jika keberadaan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia tak luput dari campur tangan Ratu Tisha dalam meyakinkan pelatih asal Korea Selatan itu.
Namun sangat disayangkan kerja sama antara PSSI dan Ratu Tisha harus berakhir. Posisinya sebagai Sekretaris Jenderal PSSI digantikan oleh Yunus Nusi.
Saat ini dukungan kepada Ratu Tisha untuk kembali ambil bagian dalam kepengurusan PSSI terus disuarakan oleh para penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia.
"fans dan netizen jg mau doi balik urus federasi. cuma yg jd masalah yg milih orang2 didlm federasi kan bukan fans sama netizen jd yaa susaah juga," ucap netizen yang lain.
Baca Juga: FIFA: Piala Dunia U-20 2023 Momen Perbaiki Citra Indonesia
"Nah ini setuju saya...secara penggemar bola yg kaum hawa jd harus ada lah perwakilan perempuan,apalagi ratu ini sedikit banyak tau lah soal pengurusan pssi," ujar netizen lainnya.
Bakan tak segan-segan ada beberapa netizen yang mendorong Ratu Tisha untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI. Pengalamannya dalam dunia sepak bola dinilai sudah selayaknya jadi Ketum PSSI menggantikan Iwan Bule.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
FIFA: Piala Dunia U-20 2023 Momen Perbaiki Citra Indonesia
-
8 Dosa PSSI Atas Tragedi Kanjuruhan, Publik: Sudah Waktunya Cuci Kolam
-
Mangkir Diperiksa Polda Jatim, Iwan Bule Sibuk Sambut Presiden FIFA di Markas PSSI
-
5 Hasil Pertemuan Jokowi dengan Presiden FIFA, Publik: No. 4 Segera Eksekusi
-
Presiden FIFA Sebut Indonesia sebagai Negara Sepak Bola: Kami Berutang pada Mereka
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!