SuaraJogja.id - Mohamed Salah dan Pep Guardiola tampak terlibat dalam sebuah obrolan singkat tepat setelah kemenangan 1-0 Liverpool atas Manchester City pada hari Minggu (16/10/2022).
Dan seorang pembaca bibir profesional menganggap mereka berbicara tentang salah satu keputusan wasit yang dinilai kontroversial oleh para permainan.
Salah dan Guardiola dengan sportif berjabat tangan setelah duel antara Liverpool vs Manchester City yang berlangsung dengan tensi tinggi, di mana pemain asal Mesir tersebut menjadi pencetak gol dalam laga itu.
Mereka juga melakukan obrolan singkat sehingga menimbulkan spekulasi dari penggemar tentang apa yang mereka bicarakan. Salah, 30, menutup mulutnya saat berbicara sementara bos City Guardiola, 51, berbicara secara terbuka.
Pembaca bibir profesional John Cassidy telah menganalisis interaksi mereka, dan apa yang telah diucapkan Salah tetap menjadi misteri, dia yakin dia telah meruntuhkan apa yang dikatakan Guardiola.
"Semoga musimmu bagus, permainan bagus, kamu juga, ada apa?" ucap Cassidy menebak membaca gerakan bibir Guardiola kepada Salah.
Guardiola kemudian bersembunyi di balik Salah sejenak. Tetapi ketika mulutnya kembali tertangkap kamera, Cassidy yakin dia melanjutkan: "Tidak ada keraguan tentang itu, tidak mungkin - pasti. Itu pasti, pasti."
Pelatih Spanyol bisa saja berbicara tentang gol yang dianulir Phil Foden. City percaya mereka telah memimpin ketika Foden menemukan bagian belakang gawang, hanya untuk VAR untuk menganulirnya karena pelanggaran Erling Haaland terhadap Fabinho dalam membangun gol.
Guardiola dibuat marah dengan keputusan itu, dan mengatakan kepada Sky Sports setelah pertandingan bahwa kepemimpinan wasit membuat dirinya jengkel.
Baca Juga: Kemenangan Liverpool atas West Ham Berbau Keberuntungan, Klopp Puji Alisson Becker
"Wasit datang ke pelatih (sebelum pertandingan) dan berkata mainkan, mainkan. Ada sejuta pelanggaran. Tapi setelah kami mencetak gol, dia memutuskan itu tidak dimainkan. Ini Anfield," ucap Guardiola.
Sementara itu, beberapa penggemar yakin Salah memenangi bola beberapa detik sebelum mencetak gol kemenangan. Sudut kamera baru muncul untuk menimbulkan pertanyaan tentang apakah bola menyentuh lengan Salah dengan ringan.
Kekalahan ini membuat Manchester City berjarak 4 poin dengan pemuncak klasmen sementara Liga Inggris musim 2022-2023 yang diduduki oleh Arsenal.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Kemenangan Liverpool atas West Ham Berbau Keberuntungan, Klopp Puji Alisson Becker
-
Dinilai Arogan, Inilah Momen Cristiano Ronaldo Tinggalkan Bench Pemain Setelah Tidak Dimainkan Oleh Ten Hag
-
Garang di Babak Kedua, Setan Merah Tumpas Tottenham dengan Skor 2-0
-
Ini Dua Alasan Ronaldo Ngambek dan Cabut dari Laga Man Utd vs Tottenham
-
Tottenham Diobok-obok Manchester United, Conte: Jujur, Mereka Pantas Menang
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?