SuaraJogja.id - Banjir akibat hujan deras telah merendam rumah-rumah warga di Kabupaten Blitar, Trenggalek dan Malang, Provinsi Jawa Timur, sejak Senin (17/10/2022). Akibatnya banyak rumah warga tergenang air, dan sejumlah warga mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman.
Bencana banjir tersebut membuat BRI bergerak cepat memberikan bantuan tanggap bencana banjir, dengan menyalurkan sejumlah bantuan ke warga masyarakat yang terdampak bencana.
Di wilayah Kabupaten Blitar, bantuan diberikan kepada warga Kelurahan Sutojayan, berupa ribuan paket makan cepat saji, obat-obatan, air mineral dan perlengkapan mandi, obat-obatan, peralatan kebersihan dan popok bayi. BRI juga berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk membangun tenda/posko bencana.
“Pekerja BRI atau insan Brilian bahu membahu turun langsung untuk menyalurkan bantuan dengan melalui unit kerja terdekat. Bantuan terus kami salurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” ungkap Aestika Oryza Gunarto, Corporate Secretary BRI.
Di wilayah Blitar, banjir juga melanda beberapa titik di Kabupaten Trenggalek. Di wilayah ini, insan Brilian juga bergerak memberikan bantuan berupa ribuan paket makanan siap saji, sembako, hingga air mineral.
Sementara itu di wilayah Kabupaten Malang, hujan deras juga merendam rumah-rumah warga di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Di wilayah tersebut, bantuan diberikan pekerja BRI berupa ratusan paket makanan siap saji dan sembako, air mineral, dan obat-obatan.
Aestika mengungkapkan bahwa melalui unit kerja di wilayah, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka dan masyarakat terdampak dapat lebih cepat Kembali pulih.
“Kami juga memastikan, masyarakat yang terdampak di Kabupaten Trenggalek dan Malang untuk mendapatkan bantuan yang dapat meringankan beban mereka,” jelasnya.
Baca Juga: Hingga Akhir September 2022, BRI Menanam Berhasil Salurkan dan Tanam 376 Ribu Bibit Pohon
Dalam tanggap bencana ini, BRI bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana.
Aestika menegaskan, BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia, melalui Program BRI Pedulinya akan terus berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana.
“Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BRI kepada masyarakat agar dapat segera pulih. BRI juga mengapresiasi warga masyarakat yang telah dengan sigap secara swadaya turut bahu membahu bersama insan Brilian, sehingga bantuan BRI tersebut dapat diterima para pengungsi dengan cepat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bencana Banjir Melanda Wilayah Jawa Timur, BRI Peduli Tanggap Darurat Salurkan Bantuan
-
BRI Dongkrak Inklusi Keuangan Melalui Transformasi Digital yang Dipadukan dengan Konsep Hybrid Bank
-
BUMN Punya Peranan Besar Tingkatkan Target 90% Inklusi Keuangan di Indonesia
-
G20 SOE Conference: Bukti Nyata! Inisiatif Transformasi Digital BRI Mampu Tingkatkan Inklusi Keuangan Indonesia
-
Cara Buka Rekening BRI Online, Simple Tak Perlu ke Kantor Cabang!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya