SuaraJogja.id - Perjuangan seorang pria demi mendapatkan kekasih memang beragam bentuknya. Salah satunya adalah setia mengantar-jemput gebetan, dengan harapan supaya perempuan yang disukai mau menjadi kekasihnya.
Setia melakukan antar-jemput, adalah salah satu strategi para pria ketika sedang mendekati gebetan. Walaupun jarak rumahnya jauh atau jarak antar-jemputnya bisa sampai puluhan kilometer, semua rela dilakukan supaya mendapatkan cinta.
Sayangnya harapan seringkali berbeda jauh dengan ekspektasi. Contohnya seperti yang dialami oleh pria ini. Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @FunnyVideosID. Akun ini memperlihatkan video seorang pria yang sedang menghubungi gebetan, untuk menyatakan cinta.
Perlu diketahui kalau pria berbaju hitam ini sedang mendekati pujaan hati. Salah satu caranya adalah dengan setia mengantar dan menjemput gebetannya dalam beraktivitas. Hebatnya semua dilakukan selama sebulan lebih tanpa mengeluh.
Sampai akhirnya pada sebuah percakapan telepon, gebetannya membuat pernyataan yang membuat pria ini nyesek. Pasalnya, gebetannya mengaku tidak memiliki perasaan apapun dengan pria tersebut. Secara tidak langsung, pria ini ditolak cintanya oleh gebetannya.
“Iya Aa, mohon maaf sebelumnya terima kasih banyak karena sudah antar-jemput Eneng, tetapi maaf bukan Aa yang Eneng mau,” jawab gebetannya.
Seketika pembicaraan pun berhenti, dan sepertinya pria itu yang menutup teleponnya. Bahkan saking kesalnya, pria ini pun langsung memblokir nomor gebetannya tersebut usai cintanya ditolak.
“Blokir ini mah, blokir,” kata pria tersebut.
Video pria yang patah hati, karena sudah ditolak gebetannya ini pun viral. Warganet yang melihat video ini langsung menyerbu kolom komentar.
Baca Juga: Pria Ini Tangkap Sekumpulan Kecoak, Warganet Merinding: Ku Sebut Dia Pendekar Sakti
“Turut berduka cita atas matinya perasaan yang pernah ada,” imbuh warganet.
“Sebulan setengah menjadi ojek pribadi,” jelas warganet.
“Kadang suka bingung sama cewek yg gini, kalau emang ga mau ga usah kasih harapan, respon cowoknya dengan mau di jemput kan kasian,” tutur warganet.
“Sepatutnya bersyukur bro, daripada terlanjur lu nikahin, sakitnya 100x lipat, dah sono minum amernya,” balas warganet.
“Maaf aku ketawa dosa gak sih tapi kasian juga Aa nya,” komentar warganet.
Hingga kini komentar masih terus berdatangan, dan video pun telah memperoleh 7 ribu lebih like dari warganet.
Berita Terkait
-
Pria Ini Tangkap Sekumpulan Kecoak, Warganet Merinding: Ku Sebut Dia Pendekar Sakti
-
Lagi Antar Paket, Kurir Ini Dikagetkan Anjing Sampai Pagar Rusak
-
Ikuti Tips Diet Makan 3 Sendok, Porsinya Malah Bikin Warganet Kaget
-
4 Trik Memikat Wanita yang Baru Kenal, Percaya Diri Aja!
-
Video Lawas Kembali Viral, Lesti Kejora Tegaskan; Netizen Urusi Saja Hidupmu Sendiri! Duh..Keras!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara