Sepatu dengan dua merek. (Instagram/dagelan)
“Maklum min... yg masang masuk shift malem itu,” komentar warganet di Instagram.
Unggahan video seorang yang membeli sepatu online dengan dua merek yang berbeda ini lantas viral dan mendapatkan lebih dari 74 ribu likes.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Dikira Alfamart, Ternyata Nama Minimarket Ini Bikin Kaget
-
Beredar Video Ibu Mencuci Muka Pakai Sabun Cuci Piring, Apakah Aman untuk Kulit Wajah?
-
Putri Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur Kena Cibir Netizen Gegara Pamer Mobil Rp 1,4 M dari Sedekah Rp 50 Juta
-
Bunda Corla Capek Hidup Kaya, Tolak Tawaran Endorse, Young Lex: Salut, level orang yang ngga bisa di beli!
-
Hanya Boleh Makan Nasi 3 Sendok, Tapi Liat Deh Bentuk Nasinya!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
Terkini
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari
-
Kantor Bank BPD DIY Wirobrajan Terbakar, Enam Motor Inventaris Ludes Dilalap Api
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Kantor Kas BPD DIY di Jogja: Ledakan Trafo Diduga Jadi Pemicu
-
Jelang Tuntutan Kasus Hibah Sleman, Pertanyaan Majelis Hakim Soroti Risiko Kriminalisasi Kebijakan