Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 23 Oktober 2022 | 13:30 WIB
Tangkapan layar VAR yang sudah banyak dilakukan di ajang sepakbola Internasional. (Twitter/@medioclubID)

"Kualitas tayangan yg burik gitu pas pake VAR kira-kira gimana ya?" Tanya netizen.

"Belum bisa sepertinya, mengingat pssi mencoba sehemat mungkin demi keuntungan sebesar mungkin," ungkap salah seorang netizen.

"Nanti Operator klw ada pelanggaran berat bilang aja kameranya mati atau servernya down," kata netizen yang lain.

"PSSI tidak mau maunya wasit yang di bayar mafia bola," sambung netizen lainnya.

Baca Juga: PSSI Ikut Rapat Perdana Tim Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia

"Nnti kalo keputusannya merugikan tim yg di dukung malah di rusak VAR nya wwkwk," ujar netizen satunya.

"Min kalo bisa operator broadcast nya ganti yg lebih pro..sering sebel nonton timnas atau liga 1,sewaktu abis ada momen [peluang/pelanggaran dll] pasti lgsg instan replay/replay yg terlalu lama. Padahal keadaan masih open play karena [quick fk/quick corner]. Jadi kehilangan nonton momen kita yg nonton," usul netizen lain.

"VAR susah klo diindo, soalnya udh byk kasus video CCTV terhapus," singgung netizen yang satunya.

Video yang mungkin belum ditonton

Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia

Baca Juga: Buntut Insiden Kanjuruhan Malang, PSSI Bentuk Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia

Load More