SuaraJogja.id - Baru-baru ini, nama Clara Shinta ramai diperbincangkan di media sosial. Hal tersebut lantaran dirinya dituding sebagai pelakor atau simpanan bosnya. Namun, hal tersebut ditampik oleh sang seleb TikTok.
Menurut Clara, kabar tersebut tidaklah benar dan telah disebarluaskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Persoalan tersebut diklarifikasi oleh Clara Shinta melalui postingan akun Instagramnya.
Ia mengaku bahwa media sosialnya telah ramai dengan adanya berbagai tudingan tersebut. Kabar tersebut dianggapnya dapat membunuh karakter dan karier-nya yang telah ia bangun sekian lama.
Namun, ia menanggapi persoalan tersebut dengan enteng. Ia mengaku akan membiarkan berbagai akun media sosial menyebarkan kabar buruk tentang dirinyaa. Meski begitu, ia menyatakan bahwa dirinya menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pembelaan diri dan meminta perlindungan kepada pihak berwajib.
Sebelumnya, ia dituding menjadi simpanan bos lantaran kekayaannya. Namun, hal itu akan ia tampik dengan fakta yang sesungguhnya mengenai sumber harta kekayaan yang ia miliki.
“Dengan bukti yang akurat sedarimana sumber pendapatan yang saya dapatkan selama ini, hingga rumor kedekatan saya dengan seseorang yang bahkan saya tidak memiliki hubungan apapun,” tulis Clara Shinta.
Tak sampai di situ, ia akan meminta pertanggungjawaban terhadap oknum-oknum yang telah merusak nama baiknya tersebut. Padahal, menurutnya, pihak yang menyebarkan rumor tersebut tidak memberikan bukti yang jelas.
Clara Shinta sendiri merupakan seorang seleb TikTok yang memiliki pengikut hingga 3,8 juta. Tak hanya itu, ia merupakan CEO dari PT Askara Syandana Mulia.
Kontributor suarajogja: Dinna Lailiyah
Baca Juga: Tiktoker Clara Shinta Dituding Jadi Simpanan Pejabat Penting di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi