SuaraJogja.id - Selain belajar dan mengajar di kelas, sekolah juga menjadi ajang untuk mengasah minat dan bakat para siswa. Caranya dengan mengikuti berbagai ekstrakurikuler yang tersedia. Akan tetapi, pastikan untuk tetap menjaga keselamatan ketika mengikuti kegiatan tersebut.
Pada umumnya kegiatan ekstrakurikuler dilakukan di halaman sekolah, dan berbarengan dengan ekskul-ekskul lainnya. Contohnya ekskul paskibra dan pramuka, disamakan jadwalnya sehingga kegiatan mereka berbarengan dalam satu waktu.
Memang kegiatan ekskul yang berbarengan membuat pemakaian halaman atau lapangan sekolah lebih maksimal. Sayangnya, kalau tidak hati-hati dapat berakhir seperti kasus di video ini. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kocakabiss.id, memperlihatkan sebuah sekolah yang sebagian para siswanya sedang melaksanakan ekstrakurikuler paskibra dan pramuka.
Kebetulan kala itu ekskul pramuka, sedang mencoba tantangan berupa flying fox. Sementara paskibra berbaris di lapangan. Singkat cerita ada salah satu anggota pramuka yang mulai menggunakan flying fox.
Sayangnya karena tali terlalu longgar, membuat anggota pramuka itu terjatuh ke tanah. Parahnya lagi, anggota tersebut mengganggu anak paskibra dengan menabrak barisan. Saking kerasnya tabrakan tersebut sampai membuat salah satu anggota paskibra yang sedang berdiri tegap, sampai terjatuh.
“Talinya terlalu longgar. Tuhkan kena tabrak,” bunyi keterangan di video.
Potret anggota pramuka yang menabrak anak paskibra, ketika mencoba flying fox ini viral di Instagram. Warganet yang menyaksikan video tersebut langsung menyerbu kolom komentar.
“Mau heran, tapi pramuka,” imbuh warganet.
“Gabut banget tuh orang,” ucap warganet.
Baca Juga: Salah Tempat, Awalnya Rudolf Cari Apartemen yang tak Banyak CCTV untuk Bunuh Icha
“Eh astagfirullah, bisa-bisanya ya,” ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Tulus Bantu, Cerita Anak Pramuka Tolak Uang Tip Pemudik di Stasiun Senen: Saya Ikhlas, Gak Butuh Itu
-
Keren! Ekskul MMBC Gelar Photobooth di Kegiatan P5 SMA Negeri 1 Purwakarta
-
Pentingnya Ekstrakurikuler di Sekolah bagi Pelajar, Haruskah Diwajibkan?
-
Mendidik atau Merusak? Kasus Guru di Banjarmasin yang Mematahkan Harapan
-
Prabowo Heran Studi Banding Pegentasan Kemiskinan ke Australia: Kok Belajar ke Negara Kaya?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo