SuaraJogja.id - Indra Sjafri sebagai kandidat terkuat menjadi pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk mengarungi ajang SEA Games tahun depan.
Seperti yang telah diketahui bersama jika Shin Tae-yong tidak bisa menyertai langkah Indonesia di SEA Games dikarenakan padatnya agenda pelatih Korea Selatan sepanjang tahun 2023 mendatang.
Serangkaian agenda Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia telah menunggu, dari Piala Asia U-20, Piala Asia untuk tim senior, hingga Piala Dunia U-20. Justru itu pelatih berpaspor Korsel tersebut disinyalir tidak bisa menangani Timnas Indonesia U-23 saat Sea Games 2023.
Kendati demikian PSSI sudah mulai melakukan perbincangan terkait siapa sosok pelatih yang pas untuk menggantikan Shin Tae-yong. Sejumlah nama sudah masuk kantong PSSI. Namun banyak yang mengklaim jika Indra SJafri yang saat ini menjadi Direktur Teknik PSSI dinilai mampu untuk menukangi sekuat Garuda.
Rumor mengenai Indra Sjafri yang akan ditunjuk sebagai karateker di ajang SEA Games dapat sorotan dari Vietman, salah satu media di sana juga turut memberikan komentar akan hal itu.
“Indra Sjafri, pelatih yang dua kali gagal di bawah asuhan Park Hang-seo, kemungkinan besar akan memimpin timnas U-23 Indonesia untuk mengikuti SEA Games ke-32. Indra bukanlah nama yang asing. Dia memenangkan Piala AFF U22 2019 dan meraih medali perak di SEA Games ke 30. Dia adalah pelatih domestik langka yang telah membuat kesan di sepak bola muda Indonesia selama ini,” tulis Soha, dilansir akun Instagram @soal.timnas, Jumat (28/9/2022).
Namun di sisi lain, media itu menyebutkan jika Indra Sjafri dua kali telah menelan kekalahan saat menghadapi Vietnam di bawah tangan dingin Park Hang-seo.
"Tapi dia menelan kekalahan dari pelatih Park Hang-seo. Dalam dua pertemuan dengan Mr Park di Filipina 3 tahun lalu, dia selalu menerima kekalahan (1-2 dan 0-3),” sambung mereka.
Pernyataan media Vietman tersebut lantas menyulut kemarahan kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang memberika sindiran keras terhadap Vietnam.
Baca Juga: PSSI Menanti Nama Pemain Keturunan Lain dari Shin Tae-yong
"Nguyen kenapa sih apa mereka takut perkembangan sepakbola Indonesia ya ....." ungkap salah seorang netizen.
"Sea games tahun depan nguyenFC tanpa PHS, dan coach indra pastinya sudah banyak belajar dari STY jadi optimis lah bisa ngalahin si nguyen yg omong besar.. ya mudah2an coach indra yg jadi pelatih timnas u-23.." kata netizen yang lain.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
PSSI Menanti Nama Pemain Keturunan Lain dari Shin Tae-yong
-
Uji Coba Timnas Indonesia U-19 vs Moldova Belum Tentu Disiarkan Langsung
-
Vietnam Berharap Tuah Timnas Indonesia U-19 Demi Lolos ke Piala Dunia U-20 2023
-
Pratama Arhan Diledek Media Vietnam karena Jadi 'Cadangan Mati' di Tokyo Verdy
-
Kalah dari Turki, Media Vietnam Tak Yakin Timnas Indonesia U-19 Lolos Fase Grup Piala Asia U-20 2023
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!
-
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
-
BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas