SuaraJogja.id - Prestasi unggul terus dicapai oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai dalah satu bank terbesar di Indonesia. Dalam acara Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2022, BRI berhasil memborong lima penghargaan antara lain, Direktur Utama BRI, Sunarso yang dinobatkan sebagai Pemimpin /CEO Terpopuler di Media Sosial 2022, untuk kategori BUMN Tbk.
Kemudian empat di antaranya BRI Sebagai Institusi Terpopuler di Media Digital 2022, Kategori Media Internal Sub-Kategori Video Profile Terbaik, Kategori Kanal Digital Sub-Kategori Website Terbaik, dan Kategori Kanal Digital Sub-Kategori Media Sosial Youtube Terbaik.
Puncak acara AHI 2022 yang diselenggarakan di Malang, Jumat, 28 September 2022 tersebut mengusung tema “Inovasi Keterbukaan Informasi Publik untuk Indonesia Maju”. Dalam hal ini, BRI dinilai mampu dan andal dalam menjalankan kinerja keterbukaan informasi publik dan kehumasan.
Seperti diketahui, AHI merupakan ajang kompetisi kinerja komunikasi dan keterbukaan informasi Lembaga publik di tingkat kementerian, lembaga, pemerintah daerah, Perguruan Tinggi Negeri (PTN), BUMN, anak usaha BUMN, dan BUMD se-Indonesia. AHI dianggap sebagai barometer kinerja terbaik yang dijalankan oleh praktisi humas Tanah Air.
Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan, perseroan mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh Anugerah Humas Indonesia.
"Hal ini menjadi wujud nyata komitmen BRI terhadap keterbukaan informasi publilk. Secara berkelanjutan, BRI akan terus membangun dan memperkuat sistem informasi yang terintegrasi dalam rangka mendukung pelayanan bagi masyarakat," ujarnya.
Selama ini, lanjutnya, BRI senantiasa aktif mengkampanyekan informasi publik kepada khalayak luas. Perseroan juga melakukan edukasi di semua kanal digital, termasuk media sosial maupun media cetak dan elektronik. Informasi yang disampaikan selalu mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta dengan tetap mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik.
Sebagai informasi, AHI sendiri diselenggarakan sebagai apresiasi penuh terhadap pemimpin dan badan publik yang mengejawantahkan implementasi UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Terdapat lima kategori, terdiri kategori pelayanan informasi publik, PPID, media internal, kanal digital, dan program kehumasan pemerintah. Adapun dua kategori lain yakni pemimpin terpopuler di media digital dan institusi terpopuler di media digital dipilih oleh HUMAS INDONESIA dengan menggandeng NoLimit sebagai mitra.
Proses penjurian AHI 2022 dilakukan oleh para ahli dan pakar di bidangnya, seperti Asmono Wikan (CEO HUMAS INDONESIA), Emilia Bassar (CEO CPROCOM), Fardila Astari(Direktur Komunikasi Rajawali Foundation), Arif Adi Kuswardono (mantan Komisioner Komisi Informasi Pusat), Janette Maria Pinariya (Wakil Rektor I LSPR), Agus Sudibyo (mantan Anggota Dewan Pers), Arya Gumilar (Managing Director BAYK Strategic Sustainability/APPRI), dan lainnya.
Baca Juga: Diproyeksikan Tumbuh Jangka Panjang, Buyback BBRI Jadi Sentimen Positif
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi