SuaraJogja.id - Warga yang sudah bosan dengan aksi balap liar bisa melakukan hal-hal yang tak terduga. Seperti yang dilakukan salah satu warga dalam video berdurasi 5 detik ini, mengguyur rombongan pelaku balap liar dengan air.
Air yang disiramkan pun tidak hanya dalam jumlah yang sedikit. Tampak salah satu pembalap liar terkena guyuran air tersebut, lalu menimbulkan cipratan yang cukup besar.
Gara-gara air tersebut, salah satu pembalap tampak oleng dan jatuh beberapa saat setelah terkena siraman. Dalam video tersebut, terlihat ada 4 pembalap liar.
Video berdurasi 5 detik ini diunggah akun Twitter @onecak, Minggu (30/10). Tayangan ini sudah ditonton 453 ribu kali dengan ratusan komentar. Tidak dijelaskan waktu dan lokasi kejadian detil."Balapan liar salah sih, tapi caramu itu juga sangat salah,"tulis warganet bernama Sakti Taufik.
"Bhaya bisa bikin meninggal, tapi bagus lgsg trauma seenggaknya,"tulis warganet lainnya.
Warganet bernama Santosa menceritakan pengalaman warga yang sudah jengah dengan balapan liar. "Pernah lagi makan di angkringan jam 12 malem. Lewat dah tuh orang pada balapan. Gak lama, eh ada yang jatoh. Semua yang ada di angkringan sedikit pun gak ada yang bergerak. Gak peduli. Pasti dalam hati pada seneng deh. Soalnya Aku juga,"tulisnya.
"Solusi paling bagus suruh pihak terkait bangun polisi tidur, itu efektif menghilangkan balap liar Di kota gua dulu tiap malem balap liar, akhir pihak Pemkot bangun polisi tidur tiap beberapa puluh meter, akhirnya hilang tu balap liar ampe skrg,"tulis warganet lain.
Ada juga warganet yang mendukung aksi guyur air tersebut. "Mantap.. kalo perlu pake air got atau air cucian piring,"tulisnya.
"Emang salah sih dua"nya.. Tapi tindakan itu cukup baik kenapa setidaknya lebih baik korbankan satu nyawa ketimbang banyak nyawa lainnya,"tulis warganet lain.
Kontributor : Ismoyo Sedjati
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan