SuaraJogja.id - Sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar Jalan Perwakilan, kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta mendatangi Kantor DPRD Kota Yogyakarta pada Rabu (2/11/2022). Kedatangan mereka untuk menyusul rencana Keraton Yogyakarta yang meminta lokasi tersebut segera dikosongkan.
Ketua Forum Komunikasi dan Koordinasi Perwakilan (FKKP) Adi Kusuma Putra Suryawan menuturkan bahwa rencana itu pertama diketahui oleh para pedagang saat menerima surat sosialisasi dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY pada 24 Oktober 2022 kemarin.
Di dalam surat itu disebutkan bahwa Dispertaru DIY diperintahkan oleh Keraton Yogyakarta untuk melakukan pengosongan toko atau kios-kios yang ada di sisi utara sepanjang Jalan Perwakilan.
"Yang sampai sekarang kami sendiri belum tahu akan dipergunakan untuk apa selanjutnya," kata Adi kepada awak media seusai audiensi di DPRD Kota Yogyakarta, Rabu (2/11/2022).
Disampaikan Adi, dalam audiensi ini pihaknya menyatakan bahwa selalu mendukung program pemerintah. Namun di sisi lain para pedagang juga memohon agar perintah pengosongan itu diperpanjang.
"Kami mendukung program pemerintah tapi kami di sini juga memohon untuk perpanjangan waktu setidak-tidaknya agar kami bisa menabung dan mencari alternatif lain dalam menjalankan mencari pendapatan yang baru," tuturnya.
Ia mengatakan sosialisasi terkait dengan perintah pengosongan itu baru dilakukan satu kali saja. Dimulai dari undangan yang dibuat pada 19 Oktober 2022 dan baru diterima oleh para pedagang pada 24 Oktober 2022.
"Sosialisasi dua hari setelah itu (surat diterima). Jadi tanggal 26 (Oktober) kemarin," ucapnya.
Dalam surat sosialisasi yang diterima para pedagang pun, kata Adi, memang sudah bertuliskan untuk pengosongan ruko dan relokasi. Namun ketika sosialisasi berjalan dan pihaknya menanyakan lebih lanjut ke Dispertaru DIY, perintah relokasi itu hanya kesalahan format penulisan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kafe Dekat Malioboro, Bisa ke Sana Jalan Kaki!
"Mereka sendiri masih bilang bahwa itu salah ketik format, di situ kami yang 'kok tidak ada kepastian dalam relokasi ini' dalam artian mungkin mereka ketika diberika relokasi atau tempat yang mereka inginkan saya sendiri sebagai ketua enak bilangnya," paparnya.
"Tapi ini kenapa kami ke sini (DPRD Kota Yogyakarta) itu ya kami minta DPRD Kota Jogja dan besok akan ke DIY untuk mengawal kami lah dalam prosesnya," imbuhnya.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Danang Rudyatmoko mengatakan bakal menjembatani aspirasi para pedagang di Jalan Perwakilan tersebut. Dalam hal ini pihaknya akan meluruskan sejumlah hal terkait perintah pengosongan itu.
"Ya ini kan komunikasi, pertama itu. Kedua kalau relokasi mau ditempatkan dimana, ketiga mereka ini bukan pemilik yang sah karena mereka hanya menyewa tempat itu. Sementara pemilik yang sah yang memegang hak ini kita tidak tahu ada berapa orang, nanti diluruskan dulu. Jangan sampai teman-teman ini merugi dua kali," ujar Danang.
Berita Terkait
-
Soroti Kerusakan di Jalan Perwakilan, Forpi Jogja Minta OPD Awasi Parkir di Lokasi Setempat
-
Belum Lama Diresmikan Fasilitas di Jalan Perwakilan Rusak, DPRD Kota Yogyakarta Soroti Hal Ini
-
Belum Genap Sebulan Diresmikan Wali Kota Jogja, Fasilitas Jalan Perwakilan Rusak
-
Kebut Pembangunan Kawasan Pedestrian Jalan Perwakilan, DPUPKP Sebut Sudah Capai 75 Persen
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat