SuaraJogja.id - Dicopotnya Ratu Tisha dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI sempat menuai kontroversi di kalangan publik sepak bola tanah air.
Banyak yang menilai jika keputusan PSSI tersebut kurang tepat, mengingat kinerja wanita yang saat ini berusia 36 tahun sangatlah luar biasa dan pemahamannya terhadap sepak bola sangat mempuni.
Kendati demikian, nama Ratu Tisha kembali muncul pasca Tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa itu. Di tengah desakan agar Ketua Umum PSSI beserta jajarannya dituntut mundur oleh publik, namanya digadang-gadang masih pantas untuk kembali menjadi bagian dari PSSI.
"Ratu Tisha salah satu orang lama yang gak akan ditolak suporter kalau kembali ke PSSI," tulis akun Instagram @garudatimnasindonesia, dikutip Jumat (4/11/2022).
Baca Juga: Eks Bos Inter Milan Dinilai Layak Gantikan Iwan Bule Jadi Ketua Umum PSSI
Meski saat ini Ratu Tisha tidak lagi menjadi bagian dari PSSI, namun jasa dan kinerjanya selama menjabat sebagai Sekjen PSSI masih tetap diingat oleh publik.
Ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dan adanya sosok Shin Tae-yong di tubuh Timnas Indonesia tak lepas dari peran Ratu Tisha kala itu.
"Yaps benar sekali, banyak yang mengharapkan Ratu Tisha kembali. Perlu diketahui, Ratu Tisha yang membawa STY ke Indonesia," ungkap salah seorang netizen.
"Dan beliau yang berjuang Indonesia jadi tuan rumah piala dunia U-20," sambung netizen lain.
"Beliau orang lama, tapi dengan banyak kontribusi, enggak sedikit kontribusinya yang sifatnya vital, kedatangan sty jadi pelatih timnas + terpilihnya indo sebagai the house of world cup U-20 adalah sedikit dari kontribusi beliau," kata netizen yang lain.
"Dia memang orang lama , Dan dia juga telah memberikan kontribusi nyata untuk kebaikan dan kemajuan sepak bola indonesia. Sangat amat mendukung para supporter indonesia apabila dia kembali terjun di sepak bola indonesia," ucap netizen lainnya.
"Yang katanya Ketum sekarang lebih baik. Halo,ratu tisha yang datengin STY, dan STY pernah bilang, Saya Mau Melatih Timnas Indonesia Karena Ratu Tisha. Piala Indonesia, Liga Putri, dan Pembinaan Usia ada di Jaman Ratu tisha sebagai sekjen dan ketua Edy.. Federasi sekarang apa kabar? Piala Indonesia, Liga putri, dan pembinaan Usia Dini tidak jalan sm sekali," sindir netizen satunya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Piala Asia U-17 Matchday 1: Pasukan Garuda Muda Berjaya di Tengah Raihan Minor Wakil ASEAN
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
-
PSSI Kasih Kepastian Kabar Shin Tae-yong Jadi Dirtek PSSI
-
Dilema Tristan Gooijer: PSSI Ngebet Naturalisasi, tetapi Sang Pemain Cedera
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan