SuaraJogja.id - Beberapa waktu lalu, Nikita Mirzani yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) II B Serang sempat menghebohkan publik. Sebab, dirinya dikabarkan tengah jatuh sakit hingga dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara, Banten.
Namun, artis kontroversial tersebut justru mengaku tak betah di rumah sakit karena dijaga ketat oleh kepolisian yang dinilai meragukan sakit yang dideritanya. Karena hal itu, wanita yang akrab disapa Nyai ini pun meminta agar dirinya dibawa kembali ke Rutan.
Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid. Menurutnya, Nikita Mirzani tak kuat berada di rumah sakit saat menjalani perawatan. Ibu tiga anak itu seharusnya dirawat inap lantaran sakit yang dideritanya, akan tetapi ia meminta pulang karena tak nyaman.
"Sehari saja setelah itu Nikita minta pulang karena dia merasa lebih terpenjara kalau ada di rumah sakit. Jadi dia merasa ini sudah bukan rumah sakit ini kalau sudah seperti ini. Saya sakit tapi sebelah saya ada yang jagain bukan satu lagi, lebih dari satu," ujar Fahmi Bachmid menirukan keluhan Nikita Mirzani, dikutip dari kanal YouTube @seleboncamnews, Rabu (9/11/2022).
"Sehingga, sudah gak logis lah ini kasus, kasus apaan sih ini, Nikita itu memang siapa, kayak dijaga seperti itu, bahkan di kamarnya saja ada yang tidur di situ juga ikutan, udah nggak logis lah ini kasus," lanjutnya.
Fahmi Bachmid mengaku sangat menyayangkan tindakan yang diberikan kepada Nikita Mirzani itu. Pasalnya, Nikita dinilai tidak melakukan kejahatan besar.
"Seperti tindakan luar biasa, teroris ataupun mungkin pelanggaran HAM berat misalnya Nikita, makanya Nikita bilang, saya lebih menderita kalau berada di rumah sakit dalam keadaan seperti ini," katanya.
Kontributor Suarajogja.id: Dinna Lailiyah
Baca Juga: Nikita Mirzani Dituding Cari Duit Lewat Pansos, Bunda Corla Membela: Ingat, Dia Janda 3 Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan