- Pasar Kolombo Sleman meluncurkan platform belanja daring pasarkolombo.id pada September 2026 yang difasilitasi Pustek UGM.
- Uji coba tahap awal melibatkan tujuh pedagang untuk melayani pesanan dengan gratis ongkir radius tiga kilometer.
- Sistem digital ini bertujuan memperluas pemasaran pedagang dan memperkuat eksistensi pasar rakyat secara berkelanjutan.
SuaraJogja.id - Pasar Kolombo, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, mulai mengembangkan layanan belanja kebutuhan pasar secara daring melalui platform pasarkolombo.id.
Inovasi yang difasilitasi Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) UGM tersebut kini sudah melibatkan tujuh pedagang dalam tahap uji coba.
Wakil Lurah Pasar Kolombo, Guntoro, mengatakan platform tersebut merupakan penyempurnaan dari program serupa yang pernah dikembangkan saat pandemi COVID-19.
Pengembangan terbaru dilakukan untuk memperbaiki sejumlah kelemahan sekaligus membuka saluran pemasaran baru bagi pedagang pasar rakyat.
"Ini sebenarnya pengembangan dari akun yang dulu, yang dulu itu pas zaman COVID tapi waktu itu karena COVID sudah selesai dan sudah tidak berkembang lagi, lalu disempurnakan," kata Guntoro ditemui di Pasar Kolombo, Kamis (17/9/2026).
Tujuh Pedagang Mulai Melayani Pesanan
Guntoro menjelaskan, peluncuran program digital yang kedua ini dilakukan pada 5 September 2026 kemarin. Pada tahap awal, tujuh pedagang yang ditawari untuk mengikuti uji coba mewakili beragam jenis dagangan di Pasar Kolombo.
Ketujuh pedagang tersebut menjual ikan segar, perabot rumah tangga, santan dan bumbu dapur, ayam, snack dan kue jajanan pasar, sembako, serta sayuran segar.
"Karena kan ada los basah itu ada ayam, ada daging, ada ikan. Nah, itu diwakili satu orang. Sayur juga satu orang, perabot rumah tangga satu orang, sementara seperti itu," ujar Guntoro.
Baca Juga: Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Pemilihan pedagang dilakukan dengan mempertimbangkan keterbatasan tenaga pengelola dan kurir yang masih dalam tahap uji coba.
Disampaikan Guntoro, sejumlah produk dari tujuh pedagang sudah dipesan konsumen. Sembako menjadi salah satu produk yang banyak diminati, disusul sayuran dan perabot rumah tangga.
Ia pun menjadi salah satu pedagang yang mengikuti uji coba melalui Kios Bu Mul dengan menjual perabot rumah tangga. Guntoro bilang dagangan berupa sapu plastik sepanjang sekitar satu meter telah terjual melalui platform tersebut dengan harga Rp30.000.
Guntoro mengatakan, pemasaran melalui platform digital berjalan berdampingan dengan transaksi langsung di pasar.
Menurutnya, ciri khas pasar tradisional seperti bertemu pedagang, tawar-menawar, memilih barang, dan berinteraksi dengan pengunjung tetap dipertahankan.
"Jadi, pemasarannya bisa langsung di pasar maupun bisa dengan cara online gitu, ya. Itu bagi pedagang agak membantu, ya, cukup membantu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama