SuaraJogja.id - Dapur umum muktamar baru-baru ini menyuguhkan sebuah cerita menarik yang mampu menggugah hati netizen. Sebuah akun Twitter @astronutt_ menceritakan kejadian yang terjadi sekitar pukul 11 malam, Sabtu (19/11/2022).
Dalam cuitan tersebut diceritakan bahwa ada salah seorang ibu bersama anak-anaknya mendatangi dapur umum muktamar dalam kondisi setengah basah.
“Mas, apa boleh saya dan anak-anak saya makan di sini?” Tanya ibu tersebut.
Pemilik akun Twitter @astronutt_ lantas menjawab dengan nada sangat baik. Ia memperbolehkan ibu dan anak-anaknya itu untuk makan di tempat itu. Namun sehubung jam makannya sudah selesai, ia mengarahkannya ke dapur yang masih beroperasi.
Selang 30 menit setelah ibu dan anak-anaknya selesai makan, mereka menghampiri @astronutt_ untuk mengucapkan rasa terima kasihnya karena telah diberikan kesempatan untuk makan gratis di dapur umum Muktamar.
Selain itu, ibu tersebut merasa senang karena bisa makan enak malam itu. Menurut pengakuannya, mereka harus menunggu lebaran untuk bisa makan daging.
“Mas, matur nuwun sanget… Saya sama anak-anak jd bisa makan enak malam ini. Biasanya kami cuma bisa makan daging kalau lebaran, Mas hehe,” ucap ibunya.
Mendengar pengakuan tersebut lantas pemilik akun @astronutt_ mengucapkan syukur, kemudian dirinya juga menawarkan kepada ibu beserta anak-anaknya untuk datang lagi besok hari jika ada waktu senggang. Bahkan dia menawarkan kepada ibu tersebut untuk mebawa keluarganya ke dapur umum Muktamar.
“Ya Allah… Mas… alhamdulillah saya bisa istirahat dulu besok, karena saya sama anak-anak bisa makan di sini. Besok saya ajak tetangga saya juga ya, Mas…” kata ibunya.
Baca Juga: Profil 13 Anggota PP Muhammadiyah Terpilih Periode 2022-2027
Mereka akhirnya terlibat dalam obrolan yang cukup lama. Dari obrolan tersebut, ibunya mengaku jika dirinya seorang single parent yang harus menghidup dua anaknya dengan cara menjadi buruh cuci setrika.
"Setelah ngobrol banyak, akhirnya saya tahu, Ibu ini adalah single parent yg menghidupi dua anaknya dgn mjd buruh cuci setrika. Kadang saking ngga ada uang, mereka hanya makan nasi dengan sambal pecel (beli sebungkus harga seribu) ditambah kerupuk. Dan ini cukup sering," tulis akun @astronutt_.
Postingan akun Twitter @astronutt_ lantas mendapat sorotan dari kalangan netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang meninggalkan komentar positif di cuitan @astronutt_.
"Kerennn..ga pake catering2 besar..pakai dapur umum..umkm diberdayakan, banyak orang kecil dapet orderan.. Semoga amal usaha @muhammadiyah bisa semakin besar dan menjadi berkah untuk semakin banyak masyarakat Indonesia," ungkap salah seorang netizen.
"Masya Allah! Semoga Muhammadiyah selalu istiqomah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat," doa netizen yang lain.
"Alhamdulillah yaa, saling berbagi itu indah. Terima kasih good people. Semoga acara muktamarnya berkah dan dirahmati oleh Allah SWT," kata netizen satunya.
Berita Terkait
-
Apa Itu Muktamar Muhammadiyah? Ketahui Pengertian dan Sejarahnya
-
Ungguli Busyro Muqoddas dan Muhadjir Effendy, Haedar Nashir Berpeluang Besar Kembali Jadi Ketum PP Muhammadiyah
-
Haedar Nashir Berpeluang Terpilih Lagi Sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah
-
Profil 13 Anggota PP Muhammadiyah Terpilih Periode 2022-2027
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan