SuaraJogja.id - Manchester United sedang menjajaki cara untuk mengakhiri kontrak Cristiano Ronaldo di klub setelah wawancara eksplosifnya dengan Piers Morgan.
Wawancara Ronaldo di TalkTV yang mengatakan bahwa pemain berusia 37 tahun tersebut memberikan kritikan kepada Setan Merah dan Erik Ten Hag dengan menyebut jika dirinya tidak dihormati dalam skuat Manchester United.
Ronaldo juga mengklaim anggota hierarki United berusaha memaksanya keluar dari Old Trafford dan meragukannya ketika dia mengatakan tidak bisa menghadiri pramusim karena putrinya sakit di rumah sakit.
United mengatakan mereka akan mempertimbangkan tanggapan mereka terhadap komentar Ronaldo dan merilis pernyataan singkat pada hari Jumat yang mengumumkan bahwa klub telah memulai langkah-langkah yang tepat. Dengan kata lian, Ronaldo kemungkinan tidak akan memperkuat Setan Merah lagi.
Sementara manajemen Manchester United belum menetapkan kerangka waktu pada proses tersebut, tetapi diperkirakan mereka ingin keluarnya Ronaldo dilakukan dengan bersih dan cepat dan dengan cara yang bermartabat.
Hal tersebut dilakukan bukan hanya untuk meminimalisir stigma buruk bagi Old Trafford, tetapi juga untuk menunjukkan rasa hormat kepada Portugal selama perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Manchester United tidak ingin memberi Ronaldo bayaran untuk kepergiannya dari Old Trafford, mengingat keinginan pemain dan klub untuk berpisah, diharapkan adanya solusi tepat dan bisa segera tercapai. Hal ini bukan proses yang mudah mengingat kontrak Ronaldo adalah salah satu yang terbesar dalam sejarah olahraga.
Dilansir dari Sky Sports News (20/11/2022) mengetahui minggu ini Manchester United tidak terima akan beberapa kritik yang dilontarkan oleh Ronaldo dalam sesi wawancara tersebut.
Ronaldo mengkritik klub karena kurangnya investasi dalam 13 tahun terakhir sejak dia meninggalkan Old Trafford. Namun beberapa sumber bersikeras jika Manchester United telah berinvestasi dalam fasilitas mereka, terutama tempat latihan, restoran dan kolam renang.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Pastikan Perselisihannya dengan Manchester United Tak Berimbas ke Timnas Portugal
Penyerang Portugal itu juga mengkritik Ten Hag tetapi beberapa sumber bersikeras Ronaldo diperlakukan dengan hormat oleh klub dan manajer. Dalam konferensi pers, Ten Hag selalu menyatakan Ronaldo telah diberi waktu istirahat di pramusim untuk menangani masalah keluarga.
Telah dikonfirmasi ke Sky Sports News ada tawaran dari Arab Saudi di musim panas, yang akan diterima Manchester United tetapi Ronaldo tidak ingin pindah. Hingga saat ini belum ada tawaran resmi lain untuk sang mega bintang di akhir jendela transfer.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Sad Ending, Fabio Cannavaro Prediksi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Merana di Piala Dunia 2022
-
Cristiano Ronaldo Jadi Manusia Pertama Punya 500 Juta Follower Instagram, Bisa Jadi Orang Paling Berpengaruh di Bumi
-
Cristiano Ronaldo: Saya Ingin Menjadi Orang yang Skakmat Messi!
-
Lionel Messi Dirayu David Beckham untuk Pindah ke Inter Miami, Cristiano Ronaldo ke PSG?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat