SuaraJogja.id - Belum lama ini, nama vokalis Vierratale, yakni Widy Soediro Nichlany alias Widy Vierratale menjadi bahan pembicaraan warganet. Hal tersebut lantaran aksi panggungnya yang membuka baju pada konser di Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu yang lalu.
Menyikapi persoalan yang tengah ramai diperbincangkan itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak tinggal diam. Mereka menanggapi hal tersebut dan berharap tidak ada lagi aksi serupa. Sebab, hal itu dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Arifin Fahrudin, masyarakat kita butuh suasana yang kondusif dan ketenangan. Oleh karena itu, ia mengimbau agar tak membuat suasana kondusif tersebut menjadi kegaduhan lantaran hal serupa.
“Oleh karena itu, aksi atau show yang membuat suasa gaduh di masyarakat itu ya jangan dilakukan,” ujar Arifin Fahrudin, dikutip dari unggahan Instagram @Intibseleb, Kamis (24/11/2022).
Tak sampai di situ, Arifin Fahrudin lantas menyampaikan bahwa aksi panggung menghebohkan Widy Vierratele itu dilakukan di Palu, yang dianggapnya rawan bencana. Sehingga, dikhawatirkan aksi tersebut justru dapat membawa malapetaka.
“Apalagi kalau aksi tersebut, jika kita amati di media itu kejadiannya di Palu. Di Palu itu kita bisa rasakanlah bahwa daerah itu kan usai bencana, recovery-nya itu lama. Kalau dan aspek psikologi saya merasakan lama nggak cukup setahun dua tahun. Jadi ada aspek traumatiknya,” lanjutnya.
Oleh karena itu, MUI berharap agar kejadian serupa tak terjadi lagi. Ia mengimbau agar masalah akhlak dan moral dapat diindahkan. Tak hanya itu, baik artis atau siapa pun harus dapat menghargai adat istiadat.
“Masalah akhlak, moral. Saya berharap lah kepada siapa pun mau artis atau publik figur harus mengindahkan jal itu. Dia harus melihat menghargai adat istiadat, akhlakul karimah kalau nggak merusak generasi muda kita,” pungkasnya.
Kontributor suarajogja: Dinna Laililyah
Baca Juga: MUI Jatim Bubarkan Kontes Busana Transpuan di Surabaya: Haram!
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Anti Hujan! 10 Destinasi Wisata Indoor Jogja Paling Asyik untuk Liburan Keluarga
-
3 Rekomendasi SUV Bekas, Type Premium Bisa Dibawa Pulang dengan Modal Rp80 Jutaan
-
Demi Keselamatan Publik! Mahasiswa UMY Gugat UU LLAJ ke MK Setelah Jadi Korban Puntung Rokok
-
Harda Kiswaya di Persidangan: Hibah Tak Pernah Dikaitkan Pilkada
-
7 Fakta Panas Sidang Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bupati Harda Kiswaya Terlibat?