SuaraJogja.id - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan seorang kakek berinisial MO (74) dalam sebuah mobil di tempat parkir Jalan Jenderal Sudirman, Kotabaru, Kota Yogyakarta pada Rabu (23/11/2022) sekira pukul 22.30 WIB lalu. Diduga bisnis online menjadi pemicu perbuatan keji yang dilakukan oleh cucu korban tersebut.
"Sampai hari ini kita masih lakukan pengembangan penyidikan. Jadi masih mengkonfrontir keterangan dari kedua pelaku," kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja saat dikonfirmasi, Jumat (2/12/2022).
Keterangan sementara yang berhasil dikumpulkan dari tersangka pertama RO (19) yang dalam hal ini adalah cucu dari korban, terdapat bisnis online antara mereka. Namun keterangan itu masih akan didalami lebih lanjut.
"Bisnisnya itu terkait pengakuan RO itu bisnis online pelaku. Ini motifnya masih kita dalami yang benar itu apa," ucapnya.
Pihaknya belum bisa membuat kesimpulan terkait pernyataan tersebut. Polisi akan mendalami lagi keterangan dari tersangka lain yakni GK (18) yang ikut terlibat dalam pembunuhan itu.
"Itu baru pengakuan satu pelaku saja, kita belum mengkonfrontir untuk pengakuan yang kedua. Kemungkinan itu tapi yang jelas mereka bisnis jual beli sepatu," paparnya.
Dugaan bisnis fiktif pun, kata Timbul, masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun dari temuan sementara diketahui bahwa uang pinjaman dari korban ditransfer secara bertahap kepada pelaku.
"Masih kita dalami (dugaan bisnis fiktif). Tapi yang jelas itu sudah ada transfer (uang) selama bulan April sampai kejadian (pembunuhan) itu Rp83 juta. Jadi enggak langsung semua dari penyidikan transfer tidak sekali tapi bertahap," tuturnya.
Peristiwa ini dapat terungkap setelah polisi mendapat laporan kejadian pada 24 November 2022 pukul 04.00 WIB kemarin.
Baca Juga: Sambil Menangis, Pilunya Ayah Bharada E Sebut Anaknya Cuma Korban: Ferdy Sambo Jantanlah!
Peristiwa ini laporkan oleh perempuan yang diketahui merupakan istri korban berinisial YR (78) setelah mendapati korban laki-laki berinisial MO (74) warga Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta yang meninggal dunia.
Meninggalnya korban sendiri dinilai penuh kejanggalan. Termasuk dengan sejumlah luka yang ditemukan ditubuhnya.
Sementara terlapor dalam kasus ini adalah RO (19) yang diketahui merupakan cucu dari korban sendiri.
Kejadian keji ini diawali dari korban yang diketahui pada hari tanggal dan jam tersebut memang pergi dengan terlapor ke sebuah pusat perbelanjaan. Setelah itu terlapor kembali ke rumah dan ditanya oleh pelapor tentang keberadaan korban.
Terlapor menjawab kalau korban masih berada di mobil. Setelah itu pelapor langsung mengecek ke mobil dan korban dalam keadaan tidak bergerak.
Selanjutnya pelapor membawa korban ke rumah sakit Panti Rapih untuk pemeriksaan. Saat itu oleh pihak rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia dan dokter mengatakan kalau kematian korban tidak wajar karena terdapat luka dibagian kepala, muka dan leher.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ironi Surplus Telur, UGM Peringatkan Risiko Investasi Asing Ancam Peternak Lokal
-
Kinerja BRI 2026: Laba Rp15,5 Triliun Naik 13,7% Pada Triwulan Pertama
-
Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung Terjang Sleman, Atap Rumah Beterbangan dan Pohon Tumbang
-
Sultan Jogja Heran Sadisnya Ibu-ibu Pengasuh Daycare Little Aresha, Perintahkan Tutup Daycare Ilegal