SuaraJogja.id - Hampir 200.000 orang kini telah menandatangani petisi untuk mengulang laga Final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis.
Argentina mengalahkan Prancis 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 3-3 dengan perjalanan pertandingan yang sangat menegangkan. Lionel Messi dan rekan satu timnya sejak itu berpesta di Amerika Selatan sambil memamerkan trofi.
Emi Martinez sang pahlawan di bawah mistar gawang terus mengolok-olok Kylian Mbappe, yang berhasil membuat sejarah dengan hat-trick di final Piala Dunia tetapi masih berakhir dengan kekalahan.
Situs Prancis MesOpinions membuat petisi dan sekarang memiliki hampir 200.000 penggemar yang mendaftar yang semuanya mengklaim bahwa dua gol pertama Argentina seharusnya tidak disahkan.
Mereka meyakini jika wasit Szymon Marciniak melakukan kesalahan ketika Ousmane Dembele dinyatakan melanggar Angel Di Maria untuk penalti pembuka, yang dikonversi oleh Messi.
Kontak memang tampak kecil, tapi itu terbukti cukup untuk mengirim mantan pemain sayap Manchester United itu jatuh di dalam area penalti.
Mereka kemudian memperdebatkan bahwa gol kedua yang dicetak oleh Di Maria seharusnya juga dianulir.
Argentina melancarkan serangan balik untuk menggandakan keunggulan mereka, namun, fans Prancis berpendapat bahwa Mbappe dilanggar oleh Cristian Romero saat membangun serangan.
Ini bukan pertama kalinya petisi dibuat oleh penggemar sepak bola. Salah satunya adalah ketika Prancis tersingkir dari Euro musim panas lalu oleh Swiss melalui adu penalti.
Baca Juga: Gol Ketiga Lionel Messi Banyak Diprotes, Wasit Ini Angkat Bicara
Adapun argumennya kala itu adalah kiper Swiss Yann Sommer kakinya lebih dulu meninggalkan garis di bawah mistar gawang saat menghalau tendangan Mbappe.
Petisi change.org pertama kali dibuat pada bulan Agustus sebagai upaya dan melarang wasit Anthony Taylor agar tidak memimpin pertandingan Chelsea setelah pertandingan sengit melawan Tottenham.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Patrick Viera Kritik Selebrasi Kiper Argentina Usai Menang Atas Prancis di Final Piala Dunia 2022
-
Petisi Minta Laga Final Piala Dunia 2022 Diulang Raih 210 Ribu Tanda Tangan, 2 Gol Argentina Dianggap Tidak Sah
-
Wacana Menjadikan Lionel Messi Sebagai Ikon Mata Uang Argentina
-
Kabar Wajah Lionel Messi Jadi Gambar Mata Uang, Bank Sentral Argentina Angkat Bicara
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi
-
Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan
-
Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan
-
Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir