Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:22 WIB
Massa aksi yang dipukul mundur oleh kepolisian di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (28/10/2026) malam. [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
  • Massa demonstrasi Sumpah Pemuda di depan Kantor DPRD DIY terlibat bentrokan dengan polisi pada Rabu malam.
  • Aparat kepolisian mengerahkan water cannon dan memukul mundur massa hingga kawasan Jalan Mangkubumi Yogyakarta.
  • Bentrokan malam itu menyebabkan sejumlah peserta mengalami luka-luka serta memicu kemacetan parah di pusat kota.

SuaraJogja.id - Ketegangan dalam aksi demonstrasi memperingati Sumpah Pemuda di kawasan Malioboro, Yogyakarta, terus berlanjut hingga Rabu (28/10/2026) malam.

Sekitar pukul 19.42 WIB, situasi kian memanas setelah aparat kepolisian mengerahkan satu unit mobil water cannon untuk menembakkan air ke arah kerumunan massa yang bertahan di depan Kantor DPRD DIY.

Massa aksi yang sempat terdesak dan mundur ke arah Stasiun Tugu Yogyakarta tak berselang lama kembali bergerak maju. Di tengah situasi yang fluktuatif tersebut, sejumlah orang terlihat membakar banner dan spanduk di sekitar lokasi. Hal itu menambah kepulan asap di tengah Jalan Malioboro.

Pantauan Suara.com hingga pukul 20.36 WIB, massa masih enggan membubarkan diri. Suara letusan kembang api dan petasan beberapa kali masih terdengar nyaring dan tampak membubung di kejauhan. 

Massa aksi yang dipukul mundur oleh kepolisian di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (28/10/2026) malam. [Suara.com/Hiskia]

Beberapa peserta aksi terlihat mengalami luka-luka akibat bentrokan dan langsung mendapatkan penanganan medis darurat di lokasi.

Eskalasi pengamanan meningkat pada pukul 20.45 WIB ketika barisan polisi pendorong memukul mundur massa secara masif. Kerumunan terdesak hingga menyeberangi perlintasan rel kereta api Stasiun Tugu dan terdorong masuk ke Jalan Mangkubumi.

Melalui pengeras suara, aparat terus menyerukan imbauan pembubaran. "Silakan kembali ke rumah masing-masing," tegas suara petugas yang terdengar dari arah barikade kepolisian.

Akibat bentrokan yang berlangsung hingga malam hari ini, arus lalu lintas di sekitar pusat Kota Yogyakarta, khususnya akses menuju Malioboro, Stasiun Tugu, dan Jalan Mangkubumi, mengalami kemacetan cukup parah.

Baca Juga: Demo di Jogja Kembali Ricuh, Sri Sultan Sentil Aksi Rusak Fasilitas Publik

Load More