SuaraJogja.id - Jumlah tambahan kuota gas LPG 3 Kg atau gas melon di Kabupaten Sleman bertambah sebanyak 3%, selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Usaha Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Nia Astuti.
Jumlah tambahan sebanyak 3% itu diperuntukkan bagi Kabupaten Sleman, agar ketersediaan gas tetap terjaga di masa Nataru ini. Jumlah itu sebelumnya sudah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, kepada Pertamina maupun Hiswana Migas DIY. Setiap tahunnya, Pemkab Sleman mendapatkan kuota 13,6 juta tabung gas melon.
"Kalau dihitung, tambahan 3 persen dari 13,6 juta tabung se-tahun tadi adalah 408.000 tabung. Jumlah tabung sebanyak itu, akan dicadangkan untuk menghadapi lonjakan kebutuhan di momen Nataru ini,' ujarnya.
Sementara itu secara terpisah, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengungkap, kuota gas melon di Kabupaten Sleman memang paling banyak, bila dibandingkan wilayah lain se-DIY. Pihaknya juga tetap mengajukan tambahan kuota, ketika menghadapi momen besar atau hari raya.
"Tambahannya 3 persen. Mudah-mudahan tidak terjadi kelangkaan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Danang Maharsa sempat menyebut bahwa ketersediaan bahan pokok dan bahan pangan lainnya, masih aman hingga akhir tahun. Baik di tingkat Bulog, distributor maupun petani di Kabupaten Sleman. Setidaknya demikian hasil rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY.
Meskipun, ia juga mengakui ada sedikit kenaikan harga untuk komoditas tertentu. Disebabkan karena inflasi, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) maupun permintaan yang cukup tinggi.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Majelis Hakim Tunda Vonis Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Ini Penyebabnya
-
Cuaca Jogja Kamis Ini: Siap-siap Basah, BMKG Prediksi Hujan Intensitas Sedang Guyur Kota Gudeg
-
PTN Rakus Mencari Mahasiswa, PTS di Jogja Desak Pemerintah Revisi Sistem Penerimaan
-
Teror Pinjol di Yogyakarta, Ambulans Jadi Sasaran Order Fiktif
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab