SuaraJogja.id - Pemda DIY menyesalkan kejadian menyedihkan salah seorang mahasiswi UNY, Nur Riska Fitri Aningsih yang meninggal dunia akibat yang tengah viral di media sosial (medsos). Meninggalnya Riska pada 9 Maret 2022 akibat sakit hipertensi parah karena stres tak bisa membayar Uang Kuliah Tunggal atau UKT mestinya tak perlu terjadi.
"Ada pihak-pihak yang entah itu orangtuanya, entah itu temennya, apakah dosennya mestinya membantu mengkomunikasikan kepada perguruan tingginya," papar Sekda DIY, Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (13/01/2023).
Menurut Aji, jangan sampai mahasiswa yang berkuliah di DIY putus sekolah akibat tak bisa membayar sekolah. Apalagi banyak program beasiswa yang disalurkan pemerintah pusat bagi mahasiswa, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Karenanya Pemda DIY meminta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah V DIY untuk turun tangan. Dengan demikian kejadian serupa tidak akan terjadi lagi kedepannya.
Baca Juga: Berhenti di APILL Simpang Empat UNY, Tingkah Laku Empat Cewek Ini Bikin Tepok Jidat
L2Dikti diharapkan bisa membantu mahasiswa untuk membayar UKT sesuai kemampuan ekonomi mahasiswa. Bagi mahasiswa yang tidak mampu secara finansial pun mestinya bisa dibebaskan pembayaran UKT.
Isu Riska yang dipersulit untuk mendapatkan keringanan UKT pun perlu diusut. Pihak kampus perlu mencari kebenaran informasi terkait kasus tersebut.
"Mahasiswa [korban gempa] cianjur saja pemda berikan bantuan, masak ada masalah mahasiswa tidak bisa bayar kuliah tidak dibantu. Ini yang harus jadi perhatian," tandasnya.
Aji menambahkan, kewenangan penanganan pendidikan tinggi tidak lagi berada di Pemda DIY saat ini. Pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek yang bertanggungjawab dalam menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa.
Namun dengan adanya kasus Riska, Pemda akan meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) untuk melakukan analisa. Bila memungkinkan maka Pemda akan kembali menghidupkan program beasisswa bagi mahasiswa yang tidak mampu.
Baca Juga: Kak Seto Disentil di Video Remaja Jual TV untuk Sekolah, Anak Penjual Lauk Pauk Lulusan Terbaik UNY
"Biar saja kadis pendidikan untuk melakukan analisis. Kalau dibutuhkan dan kemampuan [pemerintah] pusat [memberikan beasiswa] terbatas ya bisa saja kita ambil dari apbd," jelasnya.
Sebelumnya Riska, mahasiswi angkatan 2020 UNY diketahui meninggal dunia akibat sakit hipertensi. Sakit itu dimungkinkan dideritanya karena stres tak bisa UKT. Kisah yang dibagikan teman kampusnya viral di Twitter viral sejak 11 Januari 2023 lalu.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Kemenpar Pastikan UKT di Poltekpar Tidak Naik Meski Ada Efisiensi Anggaran: Masih Rp2,05 Juta per Semester
-
Resmi Jadi Mendiktisaintek, Brian Yuliarto Tegaskan Tak Ada Kenaikan UKT Imbas Efisiensi Anggaran
-
#IndonesiaGelap: Ketika Pendidikan Tak Lagi Jadi Prioritas
-
Mendiktisaintek Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu KIP Kuliah, UKT Dipastikan Tidak Naik
-
Omon-Omon Generasi Emas, Anak Muda Terancam Sulit Kuliah Jika UKT Naik
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan