Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 18 Januari 2023 | 17:11 WIB
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY, Trikoranti Mustikawati. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]


"Jadi suatu produk pangan olahan itu setelah mendapat izin edar kita melakukan pengawasan post market. Kita melakukan sampling untuk dilakukan uji, ini untuk membuktikan bahwa produsen telah menerapkan cara produksi yang baik dan benar," tuturnya.


Tak hanya di pasar saja, disampaikan Trikoranti, BBPOM juga melakukan pengawasan kepada jajanan sekolah. Melalui kerja sama denhan Dinas Pendidikan di masing-masing wilayah. 


"Ada sekolah yang punya kantin itu lebih mudah untuk pembinaan, yang perlu ekstra kerja sama dnegan lintas sektor, untuk pedagang yang di luar sekolah, pedagang keliling, dengan pihak sekolah. Tidak menutup mereka berjualan, tapi pedagang ini bisa menerapkan pangan yang aman," tandasnya.

Baca Juga: Di Depan Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Sri Mulyani: Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2023 Rp104 Triliun

Load More