SuaraJogja.id - Sejumlah pekerja mulai melakukan pembongkaran kios-kios di Jalan Perwakilan sebelum kawasan tersebut dijadikan taman Jogja Planning Gallery (JPH). Dua alat berat disiapkan membongkar sekitar 10 bangunan bekas pedagang tersebut.
"Hari ini kita coba menurunkan satu alat berat dulu, tapi kedepan akan kita tambah. Masih melihat kesulitan [pembongkaran] di lapangan," papar asisten pemborong, Syaifudin di lokasi pembongkaran, Minggu (22/01/2023).
Menurut Syaifudin, sejak dilakukan pembongkaran bangunan pada Sabtu (21/01/2023), mereka mengalami sejumlah kendala. Parkir kendaraan yang berada di ruas Jalan Perwakilan membuat pekerja tidak leluasa dalam meratakan bangunan.
Padahal mereka ditarget 14 hari kedepan sudah harus menyelesaikan pembongkaran. Sementara selama dua hari kerja, baru satu bangunan yang bisa mereka ratakan.
"Mobil-mobil ini seharusnya gak diparkir di sini, kami takut pecahan beton menimpa mobil yang parkir. Kan repot jika ada kerusakan, padahal gak ada budget untuk ganti rugi," tandasnya.
Syaifudin mengaku, mereka sebenarnya sudah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan terkait pengosongan ruas Jalan Perwakilan. Namun ternyata masih saja ada mobil-mobil yang diparkir di dekat area pembongkaran.
Belum lagi barikade dan seng penutup yang terlalu dekat dengan bangunan. Hal itu menyebabkan serpihan tembok mengenai seng penutup.
"Kami pengen (ingin-red) parkir bisa ditertibkan dan seng digeser biar kami leluasa, tapi kayaknya gak boleh menutupi lampu Jogja ini seng-nya," paparnya.
Sementara Penjabat (Pj) Walikota Jogja Sumadi saat dihubungi mengungkapkan Dinas Perhubungan mestinya mengatur keberadaan parkir di kawasan tersebut. Dengan demikian pembongkaran bangunan tidak terkendala parkir liar.
"Mereka [tukang parkir] harusnya sudah tahulah harus bagaimana, di izin kan sudah dijelaskan harus gimana [dilarang]," paparnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Demi Wujudkan Pembangunan Jogja Planning Gallery, Pemda DIY Relokasi 1.200 Pedagang hingga Kantor Wakil Rakyat
-
Bersedia Direlokasi ke Pasar Klitikan, Pedagang Jalan Perwakilan Bongkar Kios
-
Terima Kebijakan Afirmasi, Pedagang Eks Jalan Perwakilan Siap Kembali Berdagang di Pasar Klithikan Pakuncen
-
Pedagang Jalan Perwakilan Bakal Berdagang di Pasar Klithikan, Pemkot Jogja Yakin Punya Prospek Berkembang
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat