SuaraJogja.id - Hujan sesaat membuka Pentas Tunggal John Tobing, Sabtu 11 Februari 2023 sore di Sanggar Maos Tradisi, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.
Kali ini syair romantika warisan jaman pergerakan ciptaannya diiring petikan gitar khasnya,--mengalun potongan-potongan pergulatan bathin masa lalunya.
Rintik hujan sore tingkahi denting gitar di telinga ratusan penonton, membawa kenangan dalam pengalaman hidup setiap penonton.
Berbeda dengan biasanya, berbagai balada bertemakan perkawanan dengan anak-anak, cinta dan orangtua serta Tuhan apik dinyanyikan.
Syair sederhana, "... ambil uang, beri uang. Tak peduli berapa besarnya...kamu layani semua..," dalam lagu Gadis Bank terkesan lugu.
Potongan syair, "..jawaban ada pada dua arah, Tuhan dan diri mu...kan kubekuk kalian, kuikat jadi satu dan kusekap selama waktu..." dilantun dalam lagu Tunggu Dulu enak didengar.
Dalam lagu berjudul Maaf, "... Tersenyum kekasih...kutakut kau marah kepadaku...kuberjanji tak mengulangi, menyakiti lagi..." John terdengar getir.
Pentas Tunggal kali ini, banyak dihadiri mahasiswa baru, dosen berbagai perguruan tinggi, kaum milenial hingga orang tua. Semua bangku dan bahkan pelataran pentas diduduki pengunjung yang mayoritas adalah penggemar John Tobing.
Seperti diketahui, pencipta lagu perjuangan "Darah Juang" yang populer sampai saat ini memang dikenal dekat dengan semua kalangan. Semua orang pribadi merasakan kehangatan persahabatan orang Batak satu ini.
Di sela-sela pentasnya, beberapa aktivis, dosen, tokoh LSM bahkan pengusaha ikut menyampaikan pesan singkatnya di depan pentas. Mereka menceritakan pengalaman dan kedekatan masing-masing dengan John Tobing. Membagi pengalaman saat John sebagai aktivis, percintaannya hingga mencari Tuhan. Kehidupan John Tobing.ternyata penuh warna sebelum ia mencipta "Darah Juang".
Dr. Ari Sujito, pengasuh Sanggar Maos Tradisi (SMT) yang juga Wakil Rektor di Universitas Gadjah Mada (UGM), membuka acara dengan menyebut bahwa akhir Januari kemarin adalah hari lahir SMT. Ini pula yang menyebabkan John Tobing sebagai bagian dari SMT menyanyikan lagu berjudul Sanggar Maos Tradisi, "...Sanggar Maos Tradisi adalah mendengar Pendengar..."
Hadir juga Dekan Fakultas Filsafat Dr. Siti Murtiningsih, yang dulu saat mahasiswa menjadi sahabat John Tobing, yang banyak menjadi sarana penciptaan lagu-lagunya.
Karena pentas saat ini di daerah Sleman atau Utara Yogyakarta, Leony sebagai host menyampaikan bahwa pementasan berikut akan direncanakan di Yogyakarta bagian selatan. Ada beberapa penggemar John Tobing yang memintanya.
Demikian 40-an lagu yang tak sanggup dipentaskan semua karena keterbatasan waktu,-- akan dilanjutkan di pentas berikutnya. (*)
Berita Terkait
-
Singgung Komentar Guru Besar UGM, John Tobing: Jangan Pilih Rektor Baru yang Dukung Radikalisme dan Terorisme
-
Hari Sumpah Pemuda, Dua Puisi Ganjar Pranowo Tercatat di Antologi Puisi Ini
-
Darah Juang, Mantra dari Gejayan yang Menggema Hingga Atap Gedung DPR
-
Pegawai Bawa Bendera Kuning, Lagu Darah Juang Iringi Pemakaman KPK
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan
-
Serunya The Creator Quest: Jelajah Yogya, Kupas Tuntas Honda Care, dan Berburu Vario 125 Street
-
BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia dengan Valuasi USD6,9 Miliar
-
Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa
-
BRI Tambah Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Indeks Saham Berbasis ESG