SuaraJogja.id - Universitas Islam Indonesia atau UII Yogyakarta memastikan akan memberikan sanksi kepada Dosen Teknik Informatika, Ahmad Munasir Rafie Pratama yang menghilang dua minggu lebih terakhir usai berada di Oslo, Norwegia pada 12 Februari 2023 lalu. Sanksi diberikan karena Rafie melakukan tindakan indisipliner dengan tiba-tiba menghilang ke Boston, Amerika Serikat (AS) hingga saat ini.
Sanksi diberikan tim dari kampus yang mengkaji dugaan indisipliner Rafie. Sebab dia telah meninggalkan tugasnya baik sebagai dosen maupun Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Fakultas Teknologi Industri UII Yogyakarta.
"Tim penilai tindakan yang bersangkutan sudah bekerja, semoga pekan ini sudah bisa keluar hasilnya terkait dugaan indisipliner itu untuk memutuskan sanksinya apakah masuk kategori pelanggaran ringan, sedang atau berat," ungkap Rektor UII, Fathul Wahid di kantor L2Dikti Wilayah V Yogyakarta, Senin (27/02/2023).
Menurut Fathul, tim yang dibentuk telah mengumpulkan fakta yang ada di lapangan. Tim juga sudah mendiskusikan jenis pelanggaran dan pemberian sanksi yang akan diberikan pada Rafie. Ditargetkan tim tersebut bisa melakukan tugasnya minggu depan setelah Surat Keputusan (SK) keluar.
Sanksi yang diberikan bisa berupa sanksi ringan, sedang ataupun berat sesuai dengan hasil kajian. Namun dipastikan kajian tersebut disampaikan ke rapat Senat Akademik terlebih dahulu agar sanksi yang diberikan adil.
"Jadi tahapan untuk menilai dugaan indisipliner itu akan melibatkan banyak pihak, tak hanya rektor melainkan juga senat," jelasnya.
Terkait tugas-tugas yang ditinggalkan Rafie, Fathul memastikan telah melakukan mitigasi. Semua tugas Rafie sudah dialihkan sementara kepada pihak-pihak yang bisa menggantikan tugasnya.
"Ya ketugasannya sebagai wakil dekan juga sudah dialihkan," ujarnya.
Sementara Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah V Yogyakarta, Aris Junaidi mengungkapkan, pihaknya menyerahkan penanganan kasus Rafie kepada pihak internal UII. Pihak kampus dinilai sudah bekerja keras dalam menangani kasus tersebut.
Baca Juga: Alasannya Terkuak! Ini Penyebab Dosen UII Ahmad Munasir Ubah Rute Penebangan Menuju Boston Amerika
"Kita tunggu saja nanti sampai kepulangan yang bersangkutan. Kita monitor, update dari pak rektor, dikawal kjri," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Riset Doktor UNY Tawarkan Model Evaluasi Baru bagi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI