SuaraJogja.id - Gaya hidup mewah oknum anak buah Sri Mulyani tengah menjadi sorotan. Belum usai dengan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, kali ini publik juga diramaikan dengan pamer harta di medsos oleh Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sendiri juga sudah menegur para pegawainya di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk pegawai pajak yang sering pamer motor gede atau moge. Bahkan Sri Mulyani meminta klub moge anak buahnya di Direktorat Jenderal Pajak atau DJP itu dibubarkan.
Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai (PKC) VI Bea Cukai Yogyakarta yang saat ini juga ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta Turanto Sih Wardoyo menyebut bahwa di kantor Jogja tidak ada klub motor.
"Klub motor enggak ada, yang ada mio," kata Turanto sambil bercanda kepada awak media di Balai Diklat Keuangan Yogyakarta, Rabu (1/3/2023).
"Bisa dilihat kok, gaya hidup itu kan bisa kelihatan, silakan mampir ke kantor Jogja," imbuhnya.
Terkait persoalan Eko Darmanto yang diduga memamerkan gaya hidup mewahnya di media sosial (medsos), pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses itu kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pihaknya memastikan bahwa semua pegawai di Kantor Bea Cukai Yogyakarta berkomitmen untuk tetap menjaga perilaku masing-masing. Termasuk dengan tidak bergaya hidup hedon atau mewah.
"Ya ini kalau menurut saya lebih ke pribadi ya. Memang sudah ada imbauan tapi memang kalau dari kami sendiri kami semuanya komitmen kok untuk tetap menjaga perilaku kami itu sesuai dengan koridor yang sudah ditetapkan," tegasnya.
Diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) turut memanggil Eko Darmanto untuk diperiksa lebih lanjut terkait hal gaya hidup mewahnya yang viral di medsos.
Aksi pamer harta dan kemewahan tersebut ditunjukkan Eko melalui akun instagram miliknya @eko_darmanto_bc yang telah dihapus.
Baca Juga: Buntut Pamer Harta di Medsos, Pejabat Bea Cukai Yogyakarta Diperiksa Kemenkeu
Dari tangkapan layar yang tersebar di media sosial twitter, Eko kerap memamerkan hidup mewah dengan mengendarai motor gede (moge), hingga naik pesawat pribadi.
Berdasarkan data LHKPN, harta dan kekayaan Eko mencapai belasan miliar, yakni Rp15,7 miliar. Dengan posisi utang Rp9 miliar.
Kondisi ini membuat pihak Kemenkeu gerah dan akan juga ikut memeriksa Eko.
Adapun viral gaya mewah Eko ini menyusul kasus yang menimpa pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Sambodo.
Pemeriksaan terkait Eko diketahui dari agenda yang akan dilakukan Kementerian Keuangan pada hari Rabu (1/3/2023), dimana pada agenda tersebut tertuliskan "Konfrensi Pers Perkembangan Tindak Lanjut terhadap Sdr RAT dan Sdr. ED."
Berita Terkait
-
Ketua Umum IMI Pusat Hargai Keputusan Menteri Keuangan Bubarkan Klub Moge, Pehobi Motor Silakan Jalan Terus Asalkan Hasil Usaha Sendiri
-
Menkeu Minta Klub Moge Pegawai Pajak Dibubarkan, Ternyata Sri Mulyani Juga Punya Moge, Ini Daftarnya
-
5 Fakta Klub Moge Belasting Rijder yang Bikin Sri Mulyani Meradang, Langsung Dimusnahkan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi