SuaraJogja.id - AW Als BABON (24) akhirnya berhasil diringkus oleh unit Reskrim Polsek Jetis usai melarikan diri 13 Oktober 2022 yang lalu. Pemuda asal Dusun Kowang, Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul ini diburu polisi karena memproduksi miras oplosan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia.
Kanit Reskrim Polsek Jetis Ipda Yuwana menuturkan AW diringkus di persembunyiannya di Tanggerang Banten hari Minggu (12/3/2023) kemarin. Pelariannya terendus petugas yang memang telah melakukan penyelidikan sejak peristiwa meninggalnya dua warga Jetis usai pesta miras oplosan 13 Oktober 2022 silam.
"Minggu kemarin berhasil kami tangkap dan langsung diamankan ke Mapolsek Jetis,"kata dia, Rabu (15/3/2023).
Bulan Oktober 2023 lalu, tepatnya hari Kamis (13/10/2022) sekira pukul 20.00 WIB, Adam Ardiyansah warga Kowang datang ke rumah korban Daniel Krismanto yang juga di Dusun Kowang karena ingin membantu acara hajatan pernikahan Donal yang merupakan adik kandung korban Daniel
pada saat datang tersebut oleh Daniel Krismanto dan Korban Ida Rusmanto diajak minum minuman keras oplosan jenis AL. Di mana waktu itu sudah ada 2 (dua) botol ukuran 600 ml yang masing-masing botol tinggal sisa setengah botol.
" setelah habis diminum bertiga, datang Kasihono. Kasihono disuruh untuk membeli lagi minuman keras oplosan jenis AL sebanyak 1 (satu) botol ukuran 600 ml,"terang dia.
Minuman tersebut habis berempat, selanjutnya Muhammad Ikhsan datang dan dikinta membeli lagi minuman keras oplosan jenis AL sebanyak 2 (dua) botol ukuran 600 ml, dan langsung diminum berlima hingga habis dan mereka membubarkan diri untuk pulang.
Kemudian pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2022 sekira pukul 05.00 WIB Muhammad Iksan ditemukan dirumahnya dalam keadaan tidak sadarkan diri dan oleh keluarga dibawa ke rumah sakit yang akhirnya siang harinya sekira pukul 14.30 WIB dinyatakan meninggal dunia di RS Hermina Yogyakarta.
Kemudian pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2022 sekira pukul 20.00 WIB Daniel Krismanto mengeluh sakit dan dibawa ke rumah sakit yang akhirnya Pada hari Minggu tanggal 16 Oktober 2022 sekira pukul 06.00 WIB dinyatakan meninggal dunia di RS Nur Hidayah, Jetis, Bantul.
pada hari Minggu tanggal 16 Oktober 2022 sekira pukul 08.00 WIB Korban Ida Rusmanto, Kasihono dan Adam Ardiyansyah mengeluh sakit dan berobat di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Saat itu Adam Ardiyansyah mendapatkan perawatan obat jalan/obserfasi.
Sementara Ida rusmanto dan Kasihono mendapatkan perawatan rawat inap, namun pada hari Minggu tanggal 16 Oktober 2022 sekira pukul 22.00 WIB ida rusmanto dinyatakan meninggal dunia
Sedangkan Kasihono setelah rawat inap selama 5 (lima) hari dinyatakan sembuh.
"Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi-saksi, serta dilakukan gelar perkara, berdasarkan bukti permulaan yang cukup menentukan tersangka adalah AW. Namun setelah kejadian pelaku telah pergi dari rumah/melarikan diri,"terangnya.
Setelah berhasil diringkus dan diamankan ke Mapolsek Jetis, AW mengakui telah memproduksi Miras Oplosan tersebut. AW bahkan telah membuat minuman keras beralkohol (oplosan) dan dijual kepada orang lain sejak bulan Juli/Agustus 2022 sampai dengan bulan Oktober 2022.
Campur Alkohol Murni Dengan Minuman Energi
Ipda Yuwana menuturkan, pelaku AW mengaku memproduksi miras oplosan dengan mencampur bahan alkohol murni 70 % yang dibeli dari toko online shop Lazada kemasan 5.000 ml/ 5 liter dengan 24 Pcs minuman gelas merk torpedo serta Air putih lemineral.
Berita Terkait
-
Razia Balap Liar Berujung Maut! Pemuda di Kalsel Tewas usai Dihukum Polisi Dorong Motor Sejauh 7 Kilo
-
Siswa SMP yang Perkosa Teman Kelasnya hingga Tewas Dipulang Lagi ke Orang Tua, Begini Alasan Polisi
-
Seorang Polisi di Sumut Tewas Minum Racun Sianida, Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Pajak Miliaran Rupiah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM