SuaraJogja.id - Kabar duka datang dari jajaran pengurus dan Kader Partai Nasdem DIY, khususnya Gunungkidul. Politisi senior mereka, Suparja dikabarkan meninggal dunia Selasa (4/4/2023) siang.
Lelaki yang menjabat sebagai Anggota DPRD DIY ini dikabarkan meninggal dunia di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali. Dia meninggal dunia diduga karena serangan jantung
Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Paetai Nasdem DIY, Suharno ketika dikonfirmasi membenarkan perihal meninggalnya rekan satu partainya tersebut. Suparjo meninggal dunia di ruang tunggu Bandara I Gusti Ngurah Rai sekira pukul 10.00 WITA.
"Iya benar, beliau meninggal dunia,"kata Suharno yang ketika dihubungi tengah berada di Jakarta, Selasa siang.
Berdasarkan informasi yang ia dapat, Mbah Parjo meninggal dunia ketika menunggu keberangkatan pesawat yang akan membawanya ke Jakarta. Rencananya selepas acara di Bali, Mbah Parjo akan langsung ke Jakarta
Bersama dirinya dan Ketua DPD Partai Nasdem DIY, Sunardi, Mbah Parjo akan menghadiri rapat internal partai. Mbah Parjo sendiri nampaknya baru saja selesai kunjungan kerja di Pulau Dewata.
"Ndak tahu di Bali acara apa. Mungkin Kunker,"terang dia.
Namun naas, Ketika Mbah Parjo tengah menunggu di ruang tunggu terminal keberangkatan domestik, Mbah Parjo tiba-tiba dikabarkan terkena serangan jantung. Mbah Parjo kemudian dikabarkan meninggal dunia.
Sesama kader Partai Nasdem Gunungkidul ini mengatakan rencananya usai dari Bali Mbah Parjo memang berencana akan menyusul dirinya dengan Mbah Bardi (Subardi), Anggota DPR RI dari Partai Nasdem DIY ke Jakarta.
Baca Juga: Anggota DPRD Sumut Curi Jam Tangan Pegawai Toko Berujung Damai
Mereka akan bersama-sama menghadiri rapat internal Partai Nasdem. Namun diduga karena kelelahan, Mbah Parjo akhirnya terkena serangan jantung dan mendadak Anfal di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
"Saya tidak tahu secara pasti agenda Mbah Parjo di Bali. Namun kemungkinan besar kunjungan kerja,"ujar Wakil Ketua DPRD Gunungkidul ini.
Saat ini, semua pengurus Partai Nasdem bertolak ke Bali untuk mengurus dan menjemput jenazah Mbah Parjo. Rencananya Mbah Parjo akan dibawa pulang ke Kapanewon Gedangsari Kabupaten Gunungkidul.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lewat Musik di Album Terbaru, Grego Julius Dekatkan Umat pada Bunda Maria
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman