SuaraJogja.id - Pemda DIY memastikan seluruh pegawai berstatus tenaga bantu (naban) non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda DIY akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada Lebaran 2023 mendatang. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, jumlah naban non ASN penerima THR mencapai 1.200 orang.
"[Naban non asn] dapat [THR] karena regulasinya seperti itu. Memang belum ada yang cair masih pada dihitung beserta tunjangannya," ungkap Kepala BKD DIY, Amin Purwani, Jumat (07/04/2023).
Menurut Amin, BKD tengah menyelesaikan tahap pencairan THR. Masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY pun tengah melakukan penghitungan besaran THR maupun tunjangan yang didapat masing-masing pegawai.
Berdasarkan data tersebut, BKD DIY akan melakukan pencairan THR. Nantinya setiap naban akan mendapatkan THR sebesar satu kali gaji.
"Per OPD kan tidak sama karena kita harus verifikasi dan cocokkan data dulu. Realisasinya ndisik endi sing rampung (selesai mana yang duluan-red) dan yang sudah benar akan dicairkan," jelasnya.
Amin menambahkan, jadwal pencairan THR tergantung dari proses verifikasi yang dilakukan. Namun THR harus sudah dibayarkan paling lambat lima hari menjelang hari raya Lebaran.
"Ya sesuai dengan ketentuan pemerintah lima hari sebelum lebaran," tandasnya.
Kondisi berbeda akan dialami tenaga outsourcing yang bekerja di lingkungan Pemda DIY. Pemda tidak akan memberikan THR kepada mereka.
Sebab untuk tenaga outsourcing, kewajiban pembayaran THR berada di pihak ketiga. Selain itu masing-masing perusahaan yang merekrut mereka.
Baca Juga: Pemda DIY Didesak Bentuk Satgas Pemberantasan Kejahatan Jalanan di Tengah Maraknya Aksi Klitih
"Kalau outsourcing dengan pihak ketiga jadi itu kewajiban mereka," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya