Warung Bakmi Wulan baru berdiri bulan Desember 2020 mendatang. Warung ini sendiri hanyalah warung rumahan dan letaknya berada di dalam perkampungan, jauh dari jalan besar. Namun warung ini memang langganan pejabat terutama pejabat Pemkab Bantul.
"Kita awalnya cukup bingung bagaimana agar pelanggan datang. Apalagi di sini cukup banyak warung bakmi yang sudah punya nama,"ujarnya.
Sebagai pendatang baru, kreatifitas memang diperlukan agar mampu bersaing dengan warung bakmi-warung bakmi yang hadir jauh lebih lama dan sudah memiliki pelanggan setianya.
Oleh karenanya, inovasipun mereka lakukan untuk memperkenalkan warung bakmi mereka ke pelanggan. Media sosial mereka gencarkan untuk menarik pelanggan datang ke warung mereka. Dan langkah yang paling besar mereka lakukan adalah mendaftarkan warung Bakmi Mbak Wulan ke aplikasi ojek online.
Perlahan namun pasti, warung mereka mulai dikenal oleh masyarakat. Bahkan sejak mereka ikut aplikasi tersebut , transaksipun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Layanan ojek online ini mampu menjembatani penggemar Bakmi Jawa yang masih enggan datang ke warung tersebut.
Kontributor : Julianto
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi