SuaraJogja.id - Petani Desa Salamrejo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil melakukan uji coba budi daya bawang merah di lahan lima hektare dengan produktivitas 17 ton per hektare.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Trenggono di Kulon Progo, Jumat, mengatakan Pemerintah Desa/Kalurahan Salamrejo mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja kalurahan/desa untuk ketahanan pangan untuk kegiatan pelatihan dan bantuan tanaman bawang merah.
Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Salamrejo yang melakukan peningkatan sumber daya manusia pada kelompok tani, pendampingan budi daya, pengolahan hingga pemasaran hasil produksi. Salah satunya budi daya bawang merah.
Saat ini, hasil uji coba budi daya bawang merah mencapai 17 ton hektare. Rata-rata produktivitas umum bawang merah hanya sekitar 14 ton per hektare.
"Kami berharap petani Salamrejo mengikuti tanam bawang merah. Hal ini bisa dilihat dari produksi bawang merah yang cukup bagus," katanya.
Dia mengatakan harga bawang merah di tingkat petani cukup tinggi, yakni Rp30 ribu sampai Rp38 ribu per kilogram.
"Saat ini, harga bawang merah di tingkat petani juga bagus. Kami optimistis prospek tanaman bawang merah sangat bagus di Desa Salamrejo," katanya.
Sekretaris Kelompok Tani Gendingan Salamrejo Muslih berharap diberikan bantuan alat pengolah tanah supaya mempermudah dalam penggarapan lahan bawang merah. Saat ini, masyarakat yang masih menggeluti pertanian sangat sedikit dan mayoritas sudah berusia tua. Sehingga, sektor pertanian membutuhkan alat pertanian yang modern.
"Kami berharap Pemkab Kulon Progo memberikan alat pengolah lahan cultivator, supaya luas lahan bawang merah di Bulak Gendingan Salamrejo semakin luas," kata
Ia mengatakan uji coba tanam bawang merah cukup berhasil. Produktivitas hasil panen bawang merah pada uji coba tahap pertama ini mencapai 17 ton per hektare.
"Kami berharap Dinas Pertanian dan Pangan melalui pendamping dan penyuluh pertanian tetap memberikan pendampingan kepada petani di Salamrejo, supaya hasil panen lebih maksimal dan petani yang terjun ke tanaman bawang merah semakin banyak," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY